Breaking News:

Sebut Juliari Batubara Bisa Dijerat Hukuman Mati, Wakil Ketua KPK: Itu Diatur dalam UU

Wakil Ketua KPK menyebutkan bahwa mantan Menteri Sosial Juliari Batubara bisa dijerat hukuman mati karena korupsi bansos covid-19.

Editor: Lita Andari Susanti
Kompas.com/Kristianto Purnomo
Mantan Menteri Sosial Juliari Batubara, sebelum pelantikan para menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (23/10/2019). 

TRIBUNPALU.COM - Terlibat dalam kasus korupsi bantuan sosial yang terdampak Covid-19, mantan Menteri Sosial Juliari Batubara bisa dijerat hukuman mati.

Hal ini diungkapkan langsung Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Alexander Marwata.

Pasalnya, memang ada aturan yang mengancam pelaku korupsi saat bencana berlangsung dengan hukuman mati. 

" Hukuman mati itu memang diatur melalui Undang-Undang Pemberantasan Korupsi khususnya di Pasal 2, korupsi dalam keadaan bencana maupun dalam keadaan perang," kata Alexander Marwata, setelah melakukan koordinasi pemberantasan korupsi terintegrasi (pencegahan) bersama Gubernur DIY, di Gedhong Pracimasono, Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Kamis (18/2/2021).

Namun, Alexander belum memastikan jaksa KPK bakal menuntut Juliari dengan hukuman mati.

Baca juga: Abraham Samad Sebut Juliari Batubara dan Edhy Prabowo Layak Dihukum Mati karena Korupsi saat Pandemi

Baca juga: Diisukan Beri Rekomendasi Juliari Batubara untuk Pesan Tas Bansos ke Sritex, Gibran: Tidak Benar Itu

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum tindakan itu dilakukan. 

"Tentu akan kami lihat sejauh mana urgensinya pemberian hukuman mati. Itu dimungkinkan tapi, tidak semua perkara korupsi (dijatuhi hukuman mati)," kata dia.

Soal tuntutan hukuman mati untuk Juliari sebelumnya sudah dilontarkan Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej. 

Edward bahkan menyebut, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo layak diberikan hukuman yang sama.

Hal itu disampaikan Eddy Hiariej, sapaan Wamenkumham, saat menjadi pembicara dalam seminar nasional bertajuk "Telaah Kritis terhadap Arah Pembentukan dan Penegakkan Hukum di Masa Pandemi" yang ditayangkan secara daring di akun YouTube Kanal Pengetahuan FH UGM, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Juliari Batubara Pernah Bicara Soal Korupsi: Yang Bisa Membentengi Ya Diri Kita Sendiri

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved