Info BMKG Sulteng

INFO BMKG: 2 Kali Gempa Guncang Poso Hari Ini

BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu melaporkan, hari ini ada 2 gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Poso hari ini.

Editor: Haqir Muhakir
Pixabay.com
Ilustrasi gempa bumi 

TRIBUNPALU.COM, POSO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika alias BMKG mengumumkan aktivitas gempa bumi di Sulawesi Tengah, Minggu (21/2/2021).

BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu melaporkan, hari ini ada 2 gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Poso hari ini.

Pertama, gempa magnitudo 3,1 terjadi pukul 10.55 WITA di titik kordinat  2.27 LS - 120.70 BT.

Posisnya berada di darat, sekitar 22 km arah selatan Pendolo, Kabupaten Poso dengan kedalaman 4 km.

Gempa di Poso 21 Februari 2021
Gempa di Poso 21 Februari 2021 (Handover)

Gempa kedua dengan magnitudo 3,3 terjadi pukul 13.14 WITA di titik kordinat  1.77 LS - 120.17 BT.

Posisnya berada di darat, sekitar 11 km arah baratdaya Doda, Kabupaten Poso dengan kedalaman 10 km.

Gempa di Poso 21 Februari 2021
Gempa di Poso 21 Februari 2021 (Handover)

"Kedua gempa tidak berpotensi tsunami," jelas kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu Cahyo Nugroho. 

Dalam kejadian gempa bumi, ada Skala MMI, apa yang dimaksud Skala MMI itu?
Skala MMI (Modified Mercalli Intensity) adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa.

Skala MMI dibagi menjadi 12 berdasarkan informasi korban selamat dan kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi tersebut.

I MMI

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh banyak orang dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerbah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.

Pada bangunan yang kontruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada banguna dengan konstruksi yang kuat.

Retak-retak pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama seklai, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, gelombang pada permukaan tanah. Pemandangan gelap. Benda-benda terlempar ke udara.

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved