Breaking News:

Berstatus Tersangka Korupsi, Edhy Prabowo Siap Dihukum Mati, Bahkan Lebih dari Itu

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, mengaku siap dihukum mati karena statusnya sebagai tersangka kasus dugaan suap izin ekspor BBL.

TRIBUNNEWS.COM
Edhy Prabowo usai menjalani pemeriksaan di KPK 

TRIBUNPALU.COM - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, mengaku siap dihukum mati karena statusnya sebagai tersangka kasus dugaan suap izin ekspor benih bening lobster (BBL)

Hal itu disampaikan Edhy Prabowo setelah Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkum HAM) Edward Omar Sharif Hiariej melontarkan wacana hukuman mati bagi dua koruptor kakap.

Yakni mantan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo dan mantan Menteri Sosial Juliari Batubara.

”Jangankan dihukum mati, lebih dari itupun saya siap," kata Edhy menyambut pernyataan Wamenkum HAM Edward Omar Sharif Hiariej, seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (22/2).

Dikutp dari Tribun Jabar, Selasa (23/2/2021), pernyataan itu muncul ketika Edhy ditanya soal kemungkinan bawahannya menemui para eksportir benih lobster.

Nama Anies dan Ganjar Paling Sering Dibicarakan Publik, Saling Salip di Survei Pilpres

Jadi Wapres Jokowi, Jusuf Kalla: yang Keras Bu Mega, Dia Tak Mau Kalau Bukan Saya Wakilnya

Data WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri 23 Februari 2021: 17 Kasus Baru & 6 Pasien Sembuh di Korsel

Prakiraan Cuaca Indonesia 23 Februari 2021, BMKG: 34 Ibu Kota Provinsi Cerah Berawan dan Hujan Petir

Edhy mengatakan bila tahu, dia akan melarang mereka.

"Setiap kesempatan saya ingatkan mereka untuk hati-hati dan waspada di setiap kegiatan, jangan mau disogok," kata dia.

Edhy secara tidak langsung membantah melakukan korupsi. Dia mengatakan kalau mau korupsi, tak perlu harus menerbitkan aturan baru, yaitu izin mengekspor benur.

Mantan politikus Partai Gerindra itu mengatakan ada banyak korupsi di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Kalau mau korupsi, kenapa di tempat hal yang baru?" kata dia.

Halaman
12
Penulis: Kristina Natalia
Editor: Haqir Muhakir
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved