Breaking News:

Kabar Tokoh

Ceritakan Kebiasaan Uniknya saat Menjabat Wapres, Jusuf Kalla: Saya Telpon Pak SBY, Saya Minta Maaf

Politikus Senior Partai Golkar Jusuf Kalla mengungkap kebiasaan uniknya saat masih menjabat sebagai Wakil Presiden RI.

Editor: Lita Andari Susanti
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla saat mengunjungi kantor redaksi Kompas di Menara Kompas, Jakarta, Senin (21/10/2019). 

TRIBUNPALU.COM - Politikus Senior Partai Golkar Jusuf Kalla mengungkap kebiasaan uniknya saat masih menjabat sebagai Wakil Presiden RI.

Kebiasaan unik Jusuf Kalla ada dua yaitu, pidato tanpa teks serta ogah mengenakan jas. 

Soal pidato tanpa teks, Kalla punya alasan tersendiri: lebih lancar berbicara jika melihat audience.

“Agar pikiran berjalan saya pidato dengan melihat mata orang, reaksinya, baru ide keluar. Itu kalau ditulis orang lain, itu beda,” sebut Kalla dikutip dari program Begini yang tayang di kanal Youtube Kompas.com, Senin (22/2/2021).

Kalla tidak ingin teks pidato yang disampaikannya dibuat oleh pihak lain. Dia tahu tak jarang teks pidato dibuat meniru teks pidato-pidato sebelumnya.

“Saya sering bilang itu pidato eselon II, eselon III yang dibacakan menteri, yang bikin pidato itu kan sekjen, disuruh (menteri). Sekjen suruh lagi anak buahnya yang bikin. Tidak pernah sekjen itu bikin sendiri. Dan biasanya mereka copy paste saja pidato sebelumnya,” kelakar Kalla.

Baca juga: Alasan Jusuf Kalla Pernah Usulkan Pemilu Tiga Kali: Rumit Bagi Penyelenggara kalau Digabung

Baca juga: Jusuf Kalla Ungkap Alasannya Nekat Hadapi SBY di Pilpres 2009: Saya Ketua Partai Ada Harkat Partai

Kebiasannya menyampaikan pidato tanpa teks dapat dilakukan Kalla karena sering membaca.

Setidaknya dalam satu hari ia menghabiskan minimal 1 jam untuk membaca buku dan surat kabar.

“Saya sehari setidaknya bisa membaca 10-20 halaman buku. Buku apa saja. Juga membaca surat kabar, sampai hari ini saya berlangganan 8 surat kabar. Ya biar saya tahu perkembangan apa yang sedang terjadi,” tuturnya.

"Biar Presiden saja yang pakai jas"

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved