Breaking News:

Teroris MIT Poso Ditembak

Serang Aparat dengan Bom Molotov, Dua Teroris MIT Poso Ditembak Satgas Madago Raya

Dua anggota kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso ditembak Satgas Madago Raya, Selasa (23/2/2021).

Handover
Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso (kanan) bersama Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf (kiri) memberikan keterangan soal kontak tembak dengan MIT Poso, Kamis (25/2/2021). 

Menurut Komandan Korem (Danrem) 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf, kelompok MIT sudah terdesak. Mereka pun mulai kekurangan logistik.

"Sebenarnya DPO ini sudah dalam kondisi terdesak. Mereka juga kelaparan. Semua perlengkapan berhasil kita amankan dua minggu lalu di Tauca, Poso Pesisir Selatan. Jadi mereka sekarang sangat kekurangan logistik dan perlengkapan," jelasnya saat dihubungi Kompas.com lewat pesan WhatsApp, Jumat (19/2/2021).

Ia membeberkan pasukan gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia ( Polri) sempat menyergap mereka.

Akan tetapi mereka melarikan diri.

“Kelompok ini sempat disergap oleh pasukan TNI Polri, tapi berhasil melarikan diri. Mereka disergap saat sedang beristirahat di salah satu kebun masyarakat yang tidak jauh dari permukiman penduduk. Sejumlah barang diamankan dari penyergapan itu berupa ransel, pakaian, makanan, perlengkapan tidur, solar cell, peluru, dan lain-lain," ujar Farid.

Alami kesulitan

Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso  saat memimpin Konferensi Pers akhir tahun 2020 di Posko Tinombala, Desa Tokorondo, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Senin (28/12/2020).
Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso  saat memimpin Konferensi Pers akhir tahun 2020 di Posko Tinombala, Desa Tokorondo, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Senin (28/12/2020). (handover)

Ia mengakui dalam operasi ini Satgas Madago Raya mengalami kesulitan lantaran luasnya medan operasi.

Tim melakukan pencarian di Poso, Parigi Moutong, Donggala, dan Palu.

Di sisi lain, kelompok Mujahidin Indonesia Timur mengenal medan tersebut, sehingga membantu mereka untuk bersembunyi.

“Tapi, kita punya taktik untuk bisa menemukan dan menyergap mereka, tinggal tunggu waktu saja," ucapnya.(*)

Penulis: Ketut Suta
Editor: Haqir Muhakir
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved