Breaking News:

HRS Kritik Legalisasi Poduksi Miras: Membunuh Masa Depan Generasi Bangsa

Habib Rizieq Shihab (HRS) mengkrtik kebijakan pemerintah yang melegalkan produksi minuman keras (miras).

Tribunnews.com
Habib Rizieq Shihab (HRS) 

TRIBUNPALU.COM - Habib Rizieq Shihab (HRS) mengkrtik kebijakan pemerintah yang melegalkan produksi minuman keras (miras).

Investasi miras kini telah dilegalkan setelah Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Hal tersebut ditentang oleh HRS melalui kuasa hukumnya Aziz Yanuar.

Rizieq Shihab mengatakan, bahwa kebijakan Jokowi yang melegalkan investasi miras jutru akan merusak generasi penerus bangsa Indonesia.

Baca juga: Dari Perbaikan Ekonomi Hingga Infrastruktur, Berikut Program Prioritas Hadi-Reny untuk Palu

Baca juga: Jhoni Allen Tuding SBY Pernah Lakukan Kudeta, Andi Mallarangeng: Jangan Dibalik-balik

Baca juga: Demo PETI di Desa Buranga, Massa Aksi Beri Waktu Polisi Satu Minggu Usut Tuntas Pemodal Tambang

Karena itu, kata Aziz, Habib Rizieq Shihab jelas menolak keras investasi miras di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Saya menolak investasi miras di wilayah NKRI. Miras membunuh masa depan generasi bangsa," kata Aziz Yanuar menirukan pesan yang diucapkan Habib Rizieq pada Minggu (28/2/2021) malam.

Selain dianggap merusak generasi penerus bangsa, kata Aziz, miras juga merupakan sumber dari segala macam bentuk maksiat itu sendiri.

Karena sebab itulah, kata Aziz, kliennya sangat tidak setuju dengan kebijakan yang baru dikeluarkan oleh Presiden Jokowi tersebut.

"Miras adalah induk dari segala macam bentuk maksiat," ucap Aziz saat menyampaikan pesan dari Rizieq Shihab.

Presiden Jokowi sebelumnya membuka izin investasi untuk industri minuman keras (miras) atau beralkohol dari skala besar hingga kecil. Syaratnya, investasi hanya boleh dilakukan di daerah tertentu.

Halaman
12
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Muh Ruliansyah
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved