Breaking News:

HRS Kritik Legalisasi Poduksi Miras: Membunuh Masa Depan Generasi Bangsa

Habib Rizieq Shihab (HRS) mengkrtik kebijakan pemerintah yang melegalkan produksi minuman keras (miras).

Tribunnews.com
Habib Rizieq Shihab (HRS) 

Ketentuan ini tertuang di Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang diteken kepala negara pada 2 Februari 2021.

Aturan itu merupakan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Sementara persyaratannya, untuk penanaman modal baru dapat dilakukan di Provinsi Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Papua. Tentu dengan memperhatikan budaya dan kearifan setempat.

Baca juga: Kabar Pasien 02 di Setahun Covid-19: Masih Sesekali Terengah-engah Efek Corona, Ajak Patuhi Prokes

Baca juga: Apa Itu Skandal Barcagate yang Membuat Stadion Barcelona Dikepung Polisi? Berikut Penjelasannya

Baca juga: Cairkan Bansos Tunai Rp 300 Ribu Maret 2021, Cek dengan LOGIN dtks.kemensos.go.id, Bawa KTP atau KK

Bila penanaman modal dilakukan di luar daerah tersebut, maka harus mendapat ketetapan dari Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berdasarkan usulan gubernur.

Selanjutnya, perdagangan eceran minuman keras dan beralkohol hanya dapat diperjualbelikan secara eceran (kaki lima) dengan jaringan distribusi dan tempat yang disediakan secara khusus.

Namun untuk investasi asing, hanya dapat melakukan kegiatan usahanya dalam skala usaha besar dengan nilai investasi lebih dari Rp10 miliar di luar tanah dan bangunan. 

Selain itu, investor asing wajib berbentuk perseroan terbatas (PT) berdasarkan hukum Indonesia dan berkedudukan di dalam wilayah negara Republik Indonesia.

Poin utama terakhir terkait industri miras masuk dalam bidang usaha yang dapat diusahakan oleh investor asing, investor domestik, hingga koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul Reaksi Keras Habib Rizieq Shihab Setelah Jokowi Legalkan Investasi Miras

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Muh Ruliansyah
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved