Breaking News:

MIT Poso Tewas Tertembak

2 MIT dan 1 TNI Tewas Pasca Baku Tembak di Poso, Ini Perintah Tegas Danrem Tadulako

Komandan Resor Militer (Danrem) 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf meminta para DPO MIT segera menyerahkan diri. 

TRIBUNPALU.COM/LIA
Kapolda Sulteng, Irjen Pol Abdul Rakhman Baso menunjukkan DPO yang tewas di RS Bhayangkara Palu, Selasa (2/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kontak tembak terjadi antara Satgas Madago Raya gabungan TNI/Polri, Senin (1/3/2021) pukul 18.20 WITA.

Baku tembak terjadi di Dusun Andole, Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Akibatnya dua anggota DPO Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso tewas.

Kedua DPO adalah Alvin alias Mus’ab dan Khairul alias Irul alias Aslam.

Sementara di pihak TNI prajurit bernama Praka Dedi Irawan gugur dalam baku tembak itu. 

Dengan tewasnya dua anggota MIT Poso, teroris MIT Poso pimpinan Ali Kalora kini tinggal 9 orang. 

"Informasi yang kita dapat selama ini mereka ada 11 orang, sekarang terbagi dua kelompok, satu kelompok ada yang 4 orang dan 7 orang. Dan yang tewas ini adalah kelompoknya Ali Kalora," kata Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso, Selasa (2/3/2021) sore. 

Sementara itu, Komandan Resor Militer (Danrem) 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf meminta para DPO MIT segera menyerahkan diri. 

Sebab aparat dari Satgas Madago Raya akan bertindak keras jika para DPO tetap melancarkan aksinya.

"Kami berharap kalau mereka mau kembali ke masyarakat, lebih baik menyerah saja. Daripada kami buru, tinggal menunggu akan tertangkap," kata Farid. (*) 

Penulis: fandy ahmat
Editor: Haqir Muhakir
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved