Breaking News:

Mutasi Baru Corona dari Inggris B117 Disebut Lebih Mudah Menyebar, Ini Penjelasan IDI

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban, memberi penjelasan soal mutasi baru corona B117 tersebut.

Shutterstock
update virus corona atau covid-19 

"Pembelajaran dari Inggris itu di sana, vaksin yang dikerjakan dua kali, sekarang hanya sekali."

"Bukannya berjarak sebulan seperti rencana sebelumnya, tapi berjarak tiga bulan."

"Karena vaksinasi yang suntikan pertama itu cukup melindungi untuk jangka sekitar tiga bulan."

"Padahal mutasi baru B117 ini banyak ditemukan di Inggris," jelas Zubairi Djoerban.

Ilustrasi Covid-19.
Ilustrasi Covid-19. (freepik)

Sehingga, dirinya berharap vaksin yang digunakan di Indonesia bisa menangkal virus corona jenis B117 itu.

"Jadi di Inggris bisa ditangkal dengan vaksin yang ada sekarang, mereka memakai Pfizer," ungkapnya.

"Bagaimana di Indonesia, kita mengharapkan hal yang sama."

"Jadi semoga vaksin Sinovac juga bisa memproteksi terhadap B117," lanjut Zubairi.

Kemudian, perlu penelitian lebih lanjut tentang varian ini.

Hal itu dilakukan guna memahami ancaman penularanny, dan apakah vaksin saat ini efektif melindungi dari virus corona jenis B117.

Halaman
123
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved