Breaking News:

Unggah Foto Menag dan Menyebutnya Sebagai Dajjal, Pria Ini Ditangkap dan Terancam 6 Tahun Penjara

Polisi menangkap pria berinisial MAB (58) terkait perkara tindak pidana penghinaan terhadap  Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut.

TRIBUNPALU.COM
Ilustrasi 

TRIBUNPALU.COM - Seorang pria berinisial MAB (58) harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di kantor polisi.

Pasalnya MAB ditangkap polisi karena diduga melakukan tindak pidana penghinaan terhadap  Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut.

Warga Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara ( Sulut) ini ditangkap karena mengunggah foto Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut yang telah diedit hanya memiliki satu mata di akun Facebook pribadinya.

Baca juga: Tak Hadiri Sidang Kasus Penyebar Video Syurnya, Gisel Beralasan Ada Urusan Keluarga

Baca juga: Tuai Kesuksesan Berkat Perannya Sebagai Aldebaran, Arya Saloka Diingatkan Mbak You Soal Hal Ini

Dalam unggahan tersebut tersangka juga menuliskan kalimat sebagai berikut,

“Dajjal telah turun ke bumi, para munafikun juga sudah bertebaran di atas bumi, dunia semakin tua mengaku Islam tetapi dari belakang menusuk Islam, ingat !!!! kita semua akan melalui titian yg lebih halus dari rambut dan lebih tajam dari mata pedang, semoga para munafikun dan pemimpin yang zolim tidak akan menebusnya”.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, tersangka melakukan perbuatannya pada Minggu 28 Februari 2021 sekitar pukul 10.00 Wita.

"Pada Senin (1/3/2021) atau sehari kemudian tim mendatangi rumah tersangka dan mengamankannya, lalu membawa tersangka ke mapolda untuk diperiksa," kata Jules kepada wartawan, Kamis (4/3/2021).

Hasil interogasi sementara, tersangka mengaku mendapat foto tersebut dari grup WhatsApp.

"Tersangka berdalih tidak ada maksud apa-apa mem-posting hal tersebut di media sosial," sebut Jules.

Ia menuturkan, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu buah ponsel dan hasil tangkapan layar unggahan tersangka.

"Saat ini tersangka ditahan di Polda Sulut," ujarnya.

Atas perbuatannya, kata Jules, tersangka dijerat Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2), tersangka dijerat pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ditangkap, Tersangka Penghina Menteri Agama Terancam 6 Tahun Penjara", 
Penulis : Kontributor Manado, Skivo Marcelino Mandey
Editor : Dony Aprian

Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved