Breaking News:

Cerita Atlet

10 Tahun Bencana Nuklir Jepang, Kento Momota Tertahan di Indonesia: Aku Benar-benar Merasa Sendirian

Kenang satu dekade bencana gempa dan tsunami serta ledakan nuklir di Jepang, Kento Momota ceritakan kekhawatirannya, tertahan sendirian di Indonesia.

Penulis: Isti Tri Prasetyo | Editor: Isti Prasetya
Badminton Photo via BWF
Kenang satu dekade bencana gempa dan tsunami serta ledakan nuklir di Jepang, Kento Momota ceritakan kekhawatirannya, tertahan sendirian di Indonesia. 

TRIBUNPALU.COM - Raja bulutangkis Jepang, Kento Momota kembali mengenang peristiwa pahit yang melanda tanah kelahirannya, Prefektur Kagawa, pada 11 Maret 2011 silam.

Kento Momota sangat terpukul karena berita bencana tersebut, terlebih saat itu dia tidak sedang berada di Negeri Sakura.

Sebab, Kento Momota saat itu sedang berada di Indonesia dan tertahan sendirian karena sedang mengepakkan karier bulutangkis di Tanah Air.

Diketahui, hari ini genap satu dekade Jepang berduka akibat gempa bumi dan tsunami besar berkekuatan 9,1 skala Richter (SR) di Tohoku, Prefektur Miyagi.

Selain menghancurkan kota, bencana tersebut juga memicu kebocoran nuklir di PLTN Prefektur Fukushima.

Bencana tersebut merenggut 20.000 korban jiwa dan memaksa 160.000 penduduk mengungsi akibat radiasi nuklir yang mencemari udara.

Seorang wanita menangis sambil duduk di jalan tengah kota yang hancur.
Seorang wanita menangis sambil duduk di jalan tengah kota yang hancur. (ibtimes.co.uk)

Baca juga: Jepang Diguncang Gempa Berkekuatan 7,3 M, 80 Orang Cedera dan Pembangkit Nuklir Fukushima Aman

Sepuluh tahun berlalu, Kento Momota masih mengingat betul bagaimana gempa besar yang menghancurkan garis pantai Jepang Timur tersebut.

Raja tunggal putra itu mengungkapkan bahwa dirinya tertahan di Indonesia karena sedang mengikuti pelatihan bulutangkis.

Kento Momota sendirian datang ke Indonesia untuk fokus berlatih ketika dia masih duduk di bangku SMP.

Hal itu diungkapkan Kento Momota saat diwawancarai dalam acara Thursday (11 March), the 10-year Anniversary of the M9.0 Quake.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved