Sulteng Hari Ini

Desa di Morowali Ini jadi Rawan Banjir Lumpur, Diduga Dampak Reklamasi Pembangunan Jetty

Banjir lumpur menggenangi ruas jalan dan pemukiman warga di Dusun I, Desa Labota, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Penulis: Ketut Suta | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM
Banjir lumpur menggenangi ruas jalan dan pemukiman warga di Dusun I, Desa Labota, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Kamis (11/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Banjir lumpur menggenangi ruas jalan dan pemukiman warga di Dusun I, Desa Labota, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Warga di daerah itu mengatakan, desa tersebut sering mengalami banjir ketika hujan tetapi tidak separah saat ini.

"Iya baru setengah jam hujan sudah begini air, bagaimana kalau pas musim hujan nanti," ujar salah satu warga bernama Muhamad Rustam kepada wartawan TribunPalu.com, Kamis (11/3/2021).

Warga menduga banjir bercampur lumpur ini dampak dari kegiatan reklamasi pembangunan pelabuhan jetty

Pengambilan material tersebut tepat berada disekitar kawasan pemukiman warga.

Update COVID-19 Sulteng: Poso Tambah 14 Kasus Baru, 1.356 Warga Sulteng Masih Terpapar Corona

10 Tahun Bencana Nuklir Jepang, Kento Momota Tertahan di Indonesia: Aku Benar-benar Merasa Sendirian

Traffic Light di Jl Emmy Saelan Palu Tidak Berfungsi

Sehingga Kondisi tersebut diperparah saat hujan turun, mengakibatkan air bercampur lumpur.

Selain menggenangi pemukiman juga membuat  tempat usaha warga, seperti bengkel dan kios-kios ikut terendam.

"Kos banyak kemasukan air lumpur, baru kegiatan ekonomi hancur," ujarnya.

Pembangunan tersebut telah berjalan kurang lebih setengah tahun.

Sampai saat ini belum ada tindakan tegas diambil oleh pemerintah setempat.(*)

Sumber: Tribun Palu
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved