100 Hari Kinerja Hadianto Reny

Wali Kota Hadianto soal Aturan Merokok di Pemkot Palu: Saya tidak Larang, tapi Keluar dari Gedung

Wali Kota Hadianto Rasyid, memperingatkan seluruh pegawai lingkup Pemerintah Kota Palu soal perilaku merokok di lingkungan kerja.

Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid saat menghadiri Talk Show TribunPalu Mo Tesa-tesa, Minggu (14/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM,PALU - Wali Kota Hadianto Rasyid, memperingatkan seluruh pegawai lingkup Pemerintah Kota Palu soal perilaku merokok di lingkungan kerja.

"Saya tidak larang merokok, tapi keluar dari gedung," Kata Hadianto Rasyid, saat menghadiri program Tribun Mo Tesa-tesa, di kantor TribunPalu.com Jl Emmy SAelan, Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Minggu (14/3/2021).

hal itu kata Hadianto rasyid, karena hampir semua ruangan menggunakan AC dan ruangan terkadang sempit bisa memicu kebakaran barang-barang yang ada.

Hadianto mengatakan, Kota Palu harus bisa mencerminkan negara maju yang masyarakatnya taat peraturan.

"Kita bisa lihat, di negara-negara besar seperti Amerika, Singapura, Jepang orang-orangnya kalau mau merokok mereka keluar dan hebatnya lagi mereka mencari tempat yang sepi dan ketika kalau ada orang mendekat, mereka langsung matikan itu rokok," ungkapnya.

Tak Marah saat Kebiasaan Joroknya Dibongkar Teman, Putri Anne Sebut Arya Saloka Tak Pernah Mengeluh

Berikut Niat dan Doa setelah Sholat Tahajud, Dilengkapi Zikir dan Keutamaannya

Ramalan Zodiak Karier Senin 15 Maret 2021: Libra Jangan Coba-coba Tangani Banyak Kasus Sekaligus

Hadianto mengungkapkan, larangan merokok itu sudah sesuai dengan pemerintahan kementerian kesehatan Republik Indonesia.

Karena mendatangkan berbagai penyakit berbahaya dapat disebabkan oleh kebiasaan merokok itu.

Kata Pria dengan sapaan Hadi itu, bahaya dari rokok tidak hanya perokok aktif tapi bagi siapapun menghirup asapnya akan berdampak.

"Kita seharunya juga seperti itu, apalagi di dunia kedokteran disampaikan bahwa efek rokok itu tidak terlalu besar kepada mereka yang merokok tetapi lebih keras bahayanya kepada perokok aktif, besar sekali dampaknya," ucapnya.

Update COVID-19 Sulteng: 40 Kasus Baru dari 7 Wilayah, 1.367 Orang Masih Terinfeksi, 267 Meninggal

Sebaran Covid-19 di Indonesia, 14 Maret 2021: Jakarta & Jabar Catat Lebih dari 1.000 Kasus Baru

Terakhir, Wali Kota Palu periode 2021-2024 menuturkan bahwa merokok itu tak hanya mengganggu kesehatan, tapi juga mengganggu perekonomian orang itu atau keluarganya.

"Dan ketika kita bekerja dari jam 7 sampai jam 12 tidak merokok tidak kenapa yang penting makan dan istri senang. Jadi nanti kurang sudah suami bilang mah beli rokok dulu kerena rokoknya masi banyak ketika dia pulang dari kantor," tutup Hadianto. (*)

Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved