Kalla Toyata

Berlakukan PPnBM 0 Persen, Kalla Toyota Harap Dongrak Penjualan Selama Bulan Maret

Kalla Toyata berlakukan Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) dengan harapan dapat mendongkrak hasil penjualan bulan Maret 2021.

Penulis: Nur Saleha | Editor: Kristina Natalia
TribunPalu.com/Nur_Saleha
Konferensi Pers Kalla Toyota di Cafe Sebalah, Jl Yos Sudarso, Kelurahan, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (15/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM,PALU - Kalla Toyota, memberlakukan relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM).

Hal ini diharapkan bisa mendongkrak hasil penjualan pada bulan Maret 2021.

Dengan kebijakan PPnBM nol persen, Kalla Toyota optimis bisa mencatat tren baik Maret ini.

Ada beberapa kendaraan yang mendapat kebijakan PPnBM, dintaranya, kendaraan Sedan dan kendaraan Station Wagon penggerak 4x2 dengan kapasitas mesin sampai dengan 1.500 cc dan komponen lokal minimal 70%.

Baca juga: Pamit Pergi Berkebun, Sudah Sepuluh Hari Pria Di Donggala Tak Kunjung Pulang

Baca juga: Update COVID-19 Sulteng: Palu Catat Penambahan Kasus Tertinggi dan 2 Warga Banggai Meninggal Dunia

Baca juga: Selama 2021, Dinas Pariwisata Belum Keluarkan Izin Even Tahunan di Kota Palu

Baca juga: Tingkatkan Pelayanan dari Aduan Warga, Hadianto Resmikan Lapor Wali Kota Palu

Khusus mobil Toyota dengan tipe Avanza, Rush, Yaris, Sienta, dan Vios adalah deretan kendaraan yang masuk dalam program PPnBM.

"Kisaran penurunan harga rata-rata adalah Avanza Rp 14 jutaan, Rush Rp 18 jutaan, Yaris Rp 20 jutaan, Sienta Rp 22 jutaan, dan Vios Rp 62 jutaan. Untuk lebih detail, nilai subsidi atau insentif setiap type kendaraan Toyota, kami akan informasikan dalam price list (on the road) sesuai yang berlaku di masing-masing wilayah Kalla Toyota," jelas Marketing dan Customer First General Manager Kalla Toyota, Fajriaty Muhammadiah, Senin (15/3/2021).

Sedangkan Toyota dengan tipe Agya dan Calya tidak termasuk ke dalam kebijakan PPnBM tersebut.

Baca juga: Update Kasus Covid-19 di Sulawesi Tengah, 1340 Kasus Aktif dan 269 Meninggal Dunia

Baca juga: Ingatkan Warganya, Lurah Pantoloan Boya: Dana Stimulan Jangan Pakai Kawin

"Kendaraaan Agya Calya adalah kendaraan LCGC (Low Cost Green Car). PPnBM LCGC sudah 0% sejak diperkenalkan pertama kali," jelas Fajriaty.

Periode Januari hingga Februari 2021, Kalla Toyota berhasil meraih market share 29,48 persen atau sebanyak 2.235 unit mobil terjual disejumlah Provinsi yang ada di Sulawesi.

Saat ini, Kalla Toyota memimpin market share di Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan angka penjualan mencapai 37 persen atau 407 unit mobil terjual. (*)

Sumber: Tribun Palu
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved