Breaking News:

Ni Luh Putu Sugianitri Tutup Usia, Ini Kisah Sang Ajudan Terakhir Soekarno, Tak Pernah Naik Pangkat

Polwan yang juga merupakan ajudan terakhir Ir. Soekarno, Ni Luh Putu Sugianitri dikabarkan meninggal dunia di Denpasar, Bali pada Senin (15/3/2021).

Penulis: Rahman Hakim | Editor: Isti Prasetya
Tribun Bali
Sugianitri, ajudan terakhir Bung Karno yang meninggal dunia pada Senin (15/3/2021) 

TRIBUNPALU.COM - Seorang polwan yang juga merupakan ajudan terakhir Ir. Soekarno, Ni Luh Putu Sugianitri telah meninggal dunia di Denpasar, Bali pada Senin (15/3/2021).

Ia meninggal di usia 72 tahun yang disebabkan oleh penyakit yang dideritanya, kista dan anemia.

Dikutip TribunPalu.com dari TribunBali.com, Ni Luh Putu Sugianitri mengatakan jika dirinya hanya perpangkat brigadir.

Ia mengaku tidak pernah dipecat, tidak pernah diberhentikan dan tidak pernah menerima dana pensiun hingga saat itu.

Selama hidupnya, ia sangat dekat dengan Presiden RI pertama itu.

Menurut Sugianitri, dialah satu-satunya polwan yang tidak pernah naik pangkat.

Polwan dan Ajudan Soekarno, Sugianitri
Polwan dan Ajudan Soekarno, Sugianitri (Tribun Bali)

Baca juga: Menantu Presiden Soekarno Meninggal Dunia, Ratna Sari Dewi Soekarno Melayat ke Bali

Dalam wawancaranya dengan TribunBali.com di tahun 2014 silam, ia menjelaskan jika perpindahan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto, serta suasana psikologis dirinya menjadi penyebab ketidaknaikan pangkat tersebut.

Kepada Tribun Bali, ia menceritakan latar belakang kehidupannya hingga bisa menjadi ajudan Soekarno.

Sugianitri merupakan perempuan asal Desa Babatan, Penebel, Tabanan, Bali.

"Saya satu-satunya wanita Bali yang menjadi ajudan terakhir Presiden Soekarno. Saya dari Desa Babatan, Penebel, Tabanan," ujarnya saat bertemu dengan wartawan Tribun Bali pada 2014 silam.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved