Breaking News:

Palu Hari Ini

Kelompok Rentan Palu Minta Perhatian Pemkot

Kelompok rentan di Kota Palu meminta Pemerintah Kota (Pemkot) memberikan perhatian lebih

TRIBUNPALU.COM/ELA
Pramusrembang Inklusif di Kedai Fabula, di Jl Jendral Basuki Rahmat, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM,PALU - Kelompok rentan di Kota Palu meminta Pemerintah Kota Palu memberikan perhatian lebih.

PsikoIog I Putu Ardika Yana menyebutkan, Kelompok rentan mengharapkan perubahan cara pandang masyarakat Kota Palu.

"Nah kalau masih ada orang-orang di sini, artinya Palu belum inklusi, karena masih ada orang-orang ini yang terenklusi," ujar pria dengan sapaan Ardi itu saat diwawancara, Minggu, (21/3/2021).

Ardi mengatakan, kelompok rentan sebenarnya adalah orang terenklusif alias kondisi pembatasan pergaulan dari masyarakat umum Kota Palu.

Tetapi, mereka tidak mau menganggap dirinya sebagai orang eksklusif.

"Kami ingin inklusif, melibatkan semuanya," katanya

Pemilik akun @ardikayana itu berharap, Pemkot Palu bisa merealisasikan program dari kelompok rentan sebelumnya diajukan dan yang akan diajukan.

"Wali kota semoga dia bisa melihat bagaimana cantolan 53 itu terhadap program-program yang diajukan oleh kelompok rentan sehingga kelompok itu bisa diterima selayaknya mereka pantas ada di kota ini," tutur Ardi.

Sebelumnya, Bappeda menggelar Pramusyawarah Rencana Pembangunan (Pra Musrembang) inklusif.

Pramusrembang Inklusif dilaksanakan di Kedai Fabula, di Jl Jendral Basuki Rahmat, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng)

Lebih tepatnya di Lorong Saleko, samping Hotel Best Western Plus Coco Palu.

Pramusrembang itu diadakan sebagai bentuk partisipasi membantu kelompok rentan di Kota Palu.(*)

Penulis: Nur Saleha
Editor: mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved