Breaking News:

Anies Baswedan Jadi Presiden Favorit Anak Muda, Pengamat Politik: Dia Kini Jadi Musuh Bersama

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi pilihan favorit para anak muda di Pilpres 2024 nanti.

KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

TRIBUNPALU.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi pilihan favorit para anak muda di Pilpres 2024 nanti.

Hal tersebut berdasarkan survei Lembaga Indikator Politik Indonesia yang baru-baru ini dirilis.

Anies Baswedan meraih perolehan tertinggi dari 17 nama.

Di bawah Anies Baswedan, menyusul nama-nama lainnya seperti Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Prabowo Subianto, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pengamat politik Refly Harun menyampaikan analisa terkait hasil survei tersebut.

Baca juga: Persembahan 11 Tahun Tribunnews.com: Aku Lokal, Aku Bangga

Baca juga: Mirip Kasus Dimas Kanjeng, Viral di Bekasi Pria Gondrong yang Klaim Punya Ilmu Gandakan Uang

Baca juga: Polisi Razia Indekos dan Tindak Penjual Miras Cap Tikus di Banggai

Menurutnya, di antara 6 nama yang disebutkan di atas, Anies Baswedan akan tampil sebagai musuh bersama.

Pasalnya menurut Refly Harun, Anies Baswedan merupakan sosok yang dianggap bisa menggerakan arus kanan dalam politik Indonesia.

"Anies Baswedan ini ngeri-ngeri sedap, kenapa? Karena bagi kelompok arus kiri, dia adalah the common enemy, musuh bersama yang barangkali di antara calon-calon yang saya sebutkan enam itu inilah sosok yang paling dimusuhi, sebagai orang yang dianggap akan menggerakan arus kanan dalam politik Indonesia."

"Jadi bayangkan dari enam calon tersebut hanya satu yang dicurigai atau dikhawatirkan menggerakan arus kanan," kata Refly Harun dilansir dari chanel YouTube pribadinya Refly Harun (22/3/2021).

Selain itu Refly Harun membandingkan Anies Baswedan dengan nama-nama lain seperti contohnya AHY dan Ridwan Kamil.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka Ditunda, Dikbud Palu: Kami Belum Bisa Pastikan Kapan Belajar di Sekolah

Baca juga: Ganjar Pranowo Ada di Bawah Anies Berdasarkan Survey Presiden, PDIP: Banyak Anak Muda Belum Memilih

Baca juga: Dua Pengendara di Palu Baku Tabrak, Salah Satu Diduga Menerobos Lampu Merah

Menurutnya, baik AHY maupun Ridwan Kamil tidak memiliki faktor yang lebih menjanjikan dari Anies Baswedan untuk dikhawatirkan bisa menjadi penggerak arus kanan dalam politik Indonesia.

"Sementara yang lain tidak ada seperti itu. Agus Harimurti Yudhoyono lebih karena faktor SBY yang kita tahu punya sejarah dengan PDIP. Ridwan Kamil menurut saya tidak cukup menendang kalau Ridwan Kamil maju tanpa pendukung yang kuat. Karena dibandingkan Anies Baswedan justru Ridwan Kamil lemah dari sisi fanatisme pendukung-pendukungnya," katanya.

Refly Harun kemudian menjelaskan bahwa akan selalu ada pertarungan dari arus kanan dan kiri dalam politik Indonesia.

Pertarungan itu menurutnya melibatkan kelompok Nasionalis dan kelompok agama.

"Saya bicara tentang sebuah spektrum luas dalam politik Indonesia antara kanan dan kiri, tengah, atau Nasionalisme dengan Islamisme, dan itu selalu akan bertarung kelompok Nasionalis dan kelompok agama terutama massa Islam," jelasnya.(*)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Muh Ruliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved