Breaking News:

Awas Jangan Unggah Sertifikat Vaksin Covid-19 di Media Sosial! Ini Dampaknya

hindari unggah sertifikat vaksin covid-19, karena tersebarnya data pribadi dapat membawa risiko atau bahaya bagi kita.

KOMPAS.com
Tenaga kesehatan menunjukkan serifikat vaksinasi Covid-19 di RS Siloam Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (14/1/20210). 

TRIBUNPALU.COM - Sertifikat vaksinasi merupakan bukti yang didapat seseorang setelah melakukan vaksin COVID-19. 

Para penerima vaksin COVID-19 yang sudah dapatkan sertifikat bukti telah divaksin diimbau untuk tidak mengunggahnya ke media sosial atau mengedarkannya.

Hal ini terkait dengan data pribadi yang tercantum di dalam sertifikat bukti telah vaksin tersebut dalam bentuk QR Code yang dapat dipindai.

Pemerintah mengimbau untuk menggunakan sertifikat tersebut hanya sesuai dengan kebutuhan.

Karena tersebarnya data pribadi dapat membawa risiko atau bahaya bagi kita.

Dilansir dari laman covid19.go.id, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menjelaskan hal terkait. 

Dirinya menghimbau masyarakat untuk tidak mengunggah sertifikat. 

"Pada saat kita melakukan vaksinasi dan menggunakan aplikasi, termasuk aplikasi peduli lindungi yang ada barcode di dalamnya, saya secara khusus minta jangan diobral sertifikat kita demi untuk melindungi data pribadi kita," jelasnya. 

Baca juga: Heboh Vaksin AstraZeneca Dilarang di 17 Negara, Ini Penjelasan WHO

Baca juga: Satgas Kampung Tangguh BTN Palupi Imbau Warga Tak Mudah Percaya Isu Negatif Soal Vaksinasi Covid-19

Selain itu, Johnny juga menghimbau lebih lanjut untuk seseorang mempertanggung jawabkan keperluan. 

"Gunakan untuk kepentingan yang memang dibutuhkan dan dapat kita pertanggung jawabkan untuk keperluan kita," terang Johnny. 

Halaman
123
Penulis: Dinda Nur Alifah
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved