Breaking News:

Menteri PPPA: Dibanding Laki-Laki, Perempuan Alami Tekanan Psikologis Lebih Tinggi

Pademi Covid-19 memberikan tantangan yang sangat luar biasa bagi upaya perlindungan perempuan.

Tribunnews.com
Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga mengatakan Pademi Covid-19 memberikan tantangan yang sangat luar biasa bagi upaya perlindungan perempuan. 

Menteri PPPA: Dibanding Laki-Laki, Perempuan Alami Tekanan Psikologis Lebih Tinggi

TRIBUNPALU.COM - Dampak dari pandemi Covid-19 dialami oleh semua orang.

Namun, perempuan mengalami tekanan psikologis yang lebih tinggi daripada laki-laki.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawanti Puspayoga saat peluncuran tiga policy brief secara virtual, Rabu (24/3/2021).

Ia merasakan kesulitan untuk melakukan perlindungan pada perempuan selama pandemi.

Menurutnya, kekerasan terhadap perempuan jauh lebih banyak dan lebih mengerikan dari mayoritas kasus pada ranah domestik.

Baca juga: Rayakan Ulang Tahun ke-38, BCL Galang Dana untuk Para Perempuan Korban Kekerasan

"Tekanan psikologis yang lebih dalam pun semakin menyertai penyintas terutama dengan berbagai batasan untuk keluar rumah akibat pandemi Covid-19," ujarnya dikutip TribunPalu.com dari laman Tribunnews.com.

Wanita Bali pertama yang menjadi menteri ini mengatakan jika perempuan merasakan dampak pandemi yang lebih parah daripada laki-laki.

Selain bekerja, perempuan juga menjadi pendamping anak-anaknya saat melaksanakan kegiatan belajar di rumah.

Mantan atlet tenis meja itu memberikan penjelasan terkait tekanan psikologis wanita yang menjadi wirausaha.

Halaman
12
Penulis: Rahman Hakim
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved