Breaking News:

Palu Hari Ini

Ratusan Anggota PHRI Disuntik Vaksin, Lutfiah: Semoga Dapat Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

Sebanyak 710 karyawan hotel, restoran, dan penginapan se-Kota Palu dilakukan vaksinasi COVID-19 oleh Dinas Kesehatan Kota Palu.

TribunPalu.com/Alan_Sahril
Kegiatan vaksinasi kepada anggota PHRI oleh dinkes Kota Palu di Swiss Belhotel Palu Jl Malonda, Kelurahan Silae, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sebanyak 710 karyawan hotel, restoran, dan penginapan se-Kota Palu dilakukan vaksinasi COVID-19 oleh Dinas Kesehatan Kota Palu.

Vaksinasi anggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dilakukan di Swiss Belhotel Palu Jl Malonda, Kelurahan Silae, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Kegiatan tersebut dimulai 23 Maret hingga 25 Maret 2021.

Terjadwal ada 250 orang yang akan menerima vaksinasi, selama tiga hari dan dimulai pukul 13.00 Wita hingga 18.00 Wita.

Baca juga: 14 Kader Partai Demokrat Sulteng Resmi Dipecat karena Ikut KLB Deli Serdang

Baca juga: Perluas Akses Listrik Daerah 3T, Perbatasan Indonesia - Malaysia Kini Nikmati Terang Nyala Listrik

Baca juga: 2 Toilet Masjid DPRD Sulteng Tak Terawat, Bandingkan dengan BPOM

Baca juga: Prediksi Pengamat: Jika Anies dan Ganjar Berpasangan di Pilpres 2024, Tidak Ada yang Bisa Melawan

Kepala Bidang P2P dan Kesling Dinas Kesehatan Kota Palu, drg Lutfiah mengatakan vaksinasi tersebut merupakan langkah awal kebangkitan sektor industri pariwisata di Sulawesi Tengah.

"Semoga dengan adanya vaksinasi PHRI ini dapat meningkatkan ekonomi di masyarakat karena itu merupakan tujuan Dinas Kesehatan Kota Palu dan Kementrian Pariwisata," ucap Lutfiah, Rabu (24/3/2021).

Lutfiah menerangkan, vaksinasi berfokus pada jajaran karyawan hotel dan restoran sebagai orang terdepan dalam pelayanan publik.

"Memang yang kami lakukan vaksinasi baru karyawan PHRI namun untuk keluarga karyawan belum kami lakukan," terangnya.

Baca juga: Pengumuman Gelombang 15 Kartu Prakerja, Apa Kamu Berhasil? Berikut Cara Cek Lolos Seleksi

Baca juga: 13 DPC Demokrat Sulteng Ikrar Setia ke AHY di Notaris

Baca juga: Traffic Light di Perempatan Jl Gatot Subroto Palu Rusak, Hanya Lampu Merah Menyala

Ia menambahkan, sejak program vaksinasi dilakukan pertama kali di Sulteng, tidak ditemukan adanya efek yang membahayakan.

"Selama ini yang sudah kami lakukan dengan tenaga kesehatan alhamdulillah belum didapatkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) mengancam keselamatan," kata Lutfiah.

"Kalau toh ada efeknya seperti ngantuk ya tidur, kalau lapar ya makan, dan selama ini semua bisa ditanggani," tambahnya.

Lutfiah juga mengingatkan agar calon vaksinasi harus mematuhi 5M protokol kesehatan. (*)

Penulis: Alan Sahrir
Editor: Kristina Natalia
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved