Info BMKG
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Besok, Jumat 26 Maret: Sulteng Waspada Hujan Lebat dan Petir
Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jumat (26/3/2021).
TRIBUNPALU.COM - Berikut ini peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jumat (26/3/2021).
BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk sejumlah perairan di Indonesia.
Dikutip dari BMKG, berikut ini rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Indonesia Besok, Jumat 26 Maret 2021: Hujan Hampir di Seluruh Wilayah
BMKG menjabarkan, sirkulasi siklonik terpantau di Selat Karimata dan di Samudra Pasifik utara Papua Barat yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi).
Daerah konvergensi ini memanjang dari Kalimantan Utara hingga Kalimantan Barat bagian utara, dari Semenanjung Malaya hingga Sumatera Barat, dari Laut Sulawesi hingga Sulawesi Tengah bagian utara, dari perairan barat Sulawesi Barat hingga Sulawesi Tenggara, serta dari Samudra Pasifik utara Papua hingga perairan utara Halmahera.
Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Bengkulu
Jambi
Sumatera Selatan
Lampung
Banten
Jawa Barat
Jawa Tengah
Yogyakarta
Jawa Timur
Bali
Nusa Tenggara Barat
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara
Maluku Utara
Maluku
Papua Barat
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Kep. Riau
DKI Jakarta
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Selatan
Sulawesi Selatan
Peringatan Dini Gelombang Tinggi
BMKG memaparkan, terdapat Low Pressure area di Selatan Jawa 1008 hPa dan 1007 hPa di Barat Daya Sumatra.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya bergerak dari Timur Laut - Timur dengan kecepatan angin berkisar 4 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan bergerak dari Selatan - Barat dengan kecepatan angin berkisar 4 - 25 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia Barat Lampung, Samudra HIndia Selatan Banten, Laut Natuna Utara, Laut Sulawesi, dan Perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud.
Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.
Kondisi Laut
Area Perairan dengan Gelombang Sedang (1.25 - 2.50 M)
Selat Malaka bagian Utara
Perairan Barat Aceh
Perairan Barat Sumatera
Samudra Hindia Barat Aceh hingga P . Simeulue
Perairan Selatan Jawa hingga Ntt
Selat Sape bagian Selatan
Laut Sawu
Selat Sumba bagian Barat
Perairan Selatan P. Sumba - P. Sawu
Perairan Selatan Kupang - P. Rote
Samudra Hindia Selatan P. Sawu - P. Rote
Perairan Utara Kep. Anambas - Kep. Natuna
Selat Makassar bagian Utara
Laut Sulawesi
Perairan Utara Sulawesi Utara
Perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud
Perairan Bitung - Kep. Sitaro
Laut Maluku bagian Utara
Perairan Utara dan Timur Kep. Halmahera
Laut Halmahera
Perairan Utara Papua Barat hingga Papua
Samudra Pasifik Utara Papua
Area Perairan dengan Gelombang Tinggi (2.50 - 4.0 M)
Perairan Utara Sabang
Samudra Hindia Barat Kep.Mentawai - Lampung
Samudra Hindia Selatan Jawa Barat
Laut Natuna Utara
Perairanutara Kep. Sangihe -- Kep. Talaud
Samudra Pasifik Utara Halmahera - Papua Barat
Imbauan BMKG
BMKG mengimbau agar masyarakat memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, seperti:
- Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m)
- Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m)
- Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m)
- Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m)
Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diminta tetap selalu waspada.
(TribunPalu.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/bmkg.jpg)