Rabu, 6 Mei 2026

Info BMKG

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Besok, Jumat 26 Maret: Sulteng Waspada Hujan Lebat dan Petir

Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jumat (26/3/2021).

Tayang:
BMKG
Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jumat (26/3/2021). 

TRIBUNPALU.COM - Berikut ini peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jumat (26/3/2021).

BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk sejumlah perairan di Indonesia.

Dikutip dari BMKG, berikut ini rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Indonesia Besok, Jumat 26 Maret 2021: Hujan Hampir di Seluruh Wilayah

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Hari Ini, Kamis 25 Maret: Waspada Hujan Lebat di Sulteng dan Maluku

BMKG menjabarkan, sirkulasi siklonik terpantau di Selat Karimata dan di Samudra Pasifik utara Papua Barat yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi).

Daerah konvergensi ini memanjang dari Kalimantan Utara hingga Kalimantan Barat bagian utara, dari Semenanjung Malaya hingga Sumatera Barat, dari Laut Sulawesi hingga Sulawesi Tengah bagian utara, dari perairan barat Sulawesi Barat hingga Sulawesi Tenggara, serta dari Samudra Pasifik utara Papua hingga perairan utara Halmahera.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Aceh

Sumatera Utara

Sumatera Barat

Riau

Bengkulu

Jambi

Sumatera Selatan

Lampung

Banten

Jawa Barat

Jawa Tengah

Yogyakarta

Jawa Timur

Bali

Nusa Tenggara Barat

Kalimantan Barat

Kalimantan Tengah

Kalimantan Utara

Kalimantan Timur

Sulawesi Utara

Gorontalo

Sulawesi Tengah

Sulawesi Barat

Sulawesi Tenggara

Maluku Utara

Maluku

Papua Barat

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Kep. Riau

DKI Jakarta

Nusa Tenggara Timur

Kalimantan Selatan

Sulawesi Selatan

Peringatan Dini Gelombang Tinggi

BMKG memaparkan, terdapat Low Pressure area di Selatan Jawa 1008 hPa dan 1007 hPa di Barat Daya Sumatra.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya bergerak dari Timur Laut - Timur dengan kecepatan angin berkisar 4 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan bergerak dari Selatan - Barat dengan kecepatan angin berkisar 4 - 25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia Barat Lampung, Samudra HIndia Selatan Banten, Laut Natuna Utara, Laut Sulawesi, dan Perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud.

Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Kondisi Laut

Area Perairan dengan Gelombang Sedang (1.25 - 2.50 M)

Selat Malaka bagian Utara

Perairan Barat Aceh

Perairan Barat Sumatera

Samudra Hindia Barat Aceh hingga P . Simeulue

Perairan Selatan Jawa hingga Ntt

Selat Sape bagian Selatan

Laut Sawu

Selat Sumba bagian Barat

Perairan Selatan P. Sumba -  P. Sawu

Perairan Selatan Kupang - P. Rote

Samudra Hindia Selatan P. Sawu - P. Rote

Perairan Utara Kep. Anambas - Kep. Natuna

Selat Makassar bagian Utara

Laut Sulawesi  

Perairan Utara Sulawesi Utara

Perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud

Perairan Bitung -  Kep. Sitaro

Laut Maluku bagian Utara

Perairan Utara dan Timur Kep. Halmahera

Laut Halmahera

Perairan Utara Papua Barat hingga Papua

Samudra Pasifik Utara Papua

Area Perairan dengan Gelombang Tinggi (2.50 - 4.0 M)

Perairan Utara Sabang

Samudra Hindia Barat Kep.Mentawai - Lampung

Samudra Hindia Selatan Jawa Barat

Laut Natuna Utara

Perairanutara Kep. Sangihe -- Kep. Talaud

Samudra Pasifik Utara Halmahera - Papua Barat

Imbauan BMKG

BMKG mengimbau agar masyarakat memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, seperti:

  • Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m)
  • Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m)
  • Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m)
  • Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m)

Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diminta tetap selalu waspada. 

(TribunPalu.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved