Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Larangan Mudik Diresmikan Pemerintah, Bupati Terpilih Touna : Kita Harus Taati Peraturan Pemerintah

Menurut Bupati terpilih Kabupaten Tojo Una-una (Touna), Sulawesi Tengah, Mohammad Lahay, sebagai warga negara Indonesia harus patuhi aturan

TRIBUNPALU.COM
Bupati terpilih Kabupaten Tojo Una-una, Mohammad Lahay (Tengah) saat menerima kunjungan TribunPalu.com di Kota Ampana, Sabtu (27/3/2021).  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, AMPANA - Larangan Mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi telah diresmikan pemerintah.

Menurut Bupati terpilih Kabupaten Tojo Una-una (Touna), Sulawesi Tengah, Mohammad Lahay, sebagai warga negara Indonesia harus patuhi aturan

Muhammad Lahay terpilih sebagai Bupati Kabupaten Touna pada pilkada serentak 9 Desember 2020 untuk masa jabatan 2021-2024.

"Itu imbauan pemerintah ya paling tidak kita harus patuh dengan aturan itu, kalau tidak patuh, ya berarti sudah melanggar lagi," Kata Bupati terpilih Touna saat diwawancara TribunPalu.com, Sabtu (27/3/2021)

Baca juga: Alarm Deburan Ombak di Marina Cottage, Memaksa Mata Nikmati Panorama Laut Lepas Kota Ampana

Baca juga: Bupati Morowali Hadiri FKUB, Taslim: Diharap Bisa Menciptakan Sebuah Desa Kerukunan Umat Beragama

Baca juga: Bupati Sigi Minta Warga Terdampak Banjir di Desa Beka Melapor Ke Posko untuk Didata

Sebagai Kabupaten dengan warga yang banyak perantau diluar daerah, Bupati terpilih itu menghimbau masyarakatnya untuk selalu mentaati aturan dari pemerintah.

"Yaa kita juga harus patuh dengan perintah pemerintah yang ada, kita harus menindaklanjuti dari pada aturan ketentuan yang sudah ditetapkan dari pusat," Tutur pria dengan sapaan Lahay

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengumumkan bahwa mudik tahun ini resmi ditiadakan.

Keputusan ini diambil setelah Rapat Tingkat Menteri yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan sejumlah menteri dan lembaga terkait.

"Maka ditetapkan bahwa pada tahun 2021 mudik ditiadakan," ujar Muhadjir dalam konferensi pers virtual, Jumat (26/3/2021).

Baca juga: Bantu Korban Banjir Bandang di Desa Beka, Polres Sigi Kirim Ratusan Personel

Baca juga: Asik Kumpul dengan Teman, Pria di Banggai Ditangkap Polisi Lantaran Bawa Badik

Baca juga: Mendiang Budi Luhur di Mata Kerabat, Piterson Tampusu: Ia Berniat Jadi Bupati Sigi

Aturan ini berlaku untuk seluruh masyarakat. Mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pekerja mandiri.

"Berlaku untuk seluruh ASN, TNI-Polri BUMN karyawan swasta, maupun pekerja mandiri dan juga seluruh masyarakat," ucap Muhadjir.

Meski begitu, pemerintah tetap memberikan jatah cuti Idul Fitri selama sehari. Namun masyarakat dilarang untuk mudik ke kampung halaman.

"Cuti bersama Idul fitri tetap satu hari tetap ada namun tidak boleh ada aktivitas mudik," pungkas Muhadjir. (*)

Penulis: Nur Saleha
Editor: Putri Safitri
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved