Breaking News:

Jadi Korban Penganiayaan, Jari Jurnalis di Kalbar Digigit Pengunjung Kafe hingga Putus

Seorang Jurnalis mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari Sekelompok orang karena diminta untuk mengecilkan volume musik di sebuah kafe.

(TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Jovi Lasta)
Kurnadi seorang jurnalis di Kota Bengkayang 

TRIBUNPALU.COM - Terjadi kasus penganiayaan di Kota Bengkayang.

Kejadian ini bermula, pada hari Sabtu dini hari, 26 Maret 2021.

Seorang Jurnalis di Kota Bengkayang mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari Sekelompok orang karena diminta untuk mengecilkan volume musik di sebuah cafe, Sabtu 27 Maret 2021.

Kejadian ini bermula, pada hari Sabtu dini hari, 26 Maret 2021.

Dari pelakuan tidak menyenangkan tersebut, mengakibatkan punggungnya mengalami memar-memar akibat dipukul serta jari manis sebelah kanannya putus digigit oleh pelaku.

Kurnadi seorang jurnalis di Kota Bengkayang yang mengalami tindakan tidak menyenangkan tersebut, menjelaskan peristiwa yang dialaimnya.

Baca juga: Terduga Teroris Condet Pernah Datangi Sidang Rizieq Shihab, Polisi Jaga Ketat Pengadilan Jaktim

Baca juga: Sering Mencuri dan Temukan 22 Paket Sabu, Warga di Sigi Laporkan Saudaranya ke Kantor Polisi

Berdasarkan keterangan darinya kepada awak media, kejadian itu bermula ketika dirinya mengingatkan kepada pemilik kafe di dekat rumah untuk segera mengecilkan volume musik di kafe tersebut.

"Saya itu hanya minta dikecilkan suara musiknya. Karena juga tidak diindahkan dan melewati batas waktu yang saya minta, maka saya matikan stut listrik (KWH Meter) cafe itu," ujar Kurnadi.

Kemudian, pelaku bersama rekan-rekannya merasa tidak terima dari teguran tersebut dan mendatangi kurnadi.

Pelaku yang bukan pemilik kafe itu, menghampiri kurnadi dan marah-marah hingga melakukan perbuatan tidak menyenangkan.

Halaman
12
Editor: Lita Andari Susanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved