Breaking News:

Palu Hari Ini

Tinjau Banjir Rob di Jl Raja Moili Besusu Barat Palu, Lurah: 3 Jam Sudah Surut

Lurah Besusu Barat, Ani (kanan) saat meninjau lokasi banjir rob di Jl Raja Moili RT03/RW03, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.

Handover
Lurah Besusu Barat, Ani (kanan) saat meninjau lokasi banjir rob di Jl Raja Moili RT03/RW03, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Selasa (30/3/2021) pukul 11.30 Wita. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Lurah Besusu Barat Ani meninjau lokasi banjir Rob di Jl Raja Moili RT03/RW03, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Selasa (30/3/2021) pukul 11.25 WITA. 

Setibanya di lokasi, Ani langsung berjalan di tengah guyuran hujan untuk melihat kondisi lingkungan sekitar Jalan Raja Moili. 

Ani kemudian menyeberang ke Jalan Undata dan sempat melihat saluran drainase. 

"Ketika saya tahu di sini terjadi banjir rob, saya langsung menuju ke lokasi. Tetapi sekitar 2 atau 3 jam banjir sudah mulai surut," ujar Ani. 

Kemudian, Ani berbincang dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Palu yang turut datang ke lokasi. 

Baca juga: Penutup Saluran Air ke Muara Sungai Palu Dicuri, Banjir Rob dan Buaya Ancam Keselamatan Warga

Baca juga: Daftar Harga HP Samsung Terbaru Akhir Maret 2021: Galaxy S21 Ultra Mulai Rp 18 Jutaan

Baca juga: 17 Warga Buol Terkonfirmasi Positif Covid-19 Hari Ini (30/3/2021), Kota Palu 6 Orang

Bersama Dinas PU Kota Palu, Ani juga memeriksa kondisi penutup tanggul Sungai Palu yang hilang beberapa waktu. 

Hilangnya penutup tanggul ini diduga menjadi pemicu banjir rob di kawasan tersebut. 

"Saya sudah melihat penutup tanggul yang hilang. Dinas PU juga sudah memeriksa dan rencana akan dibuat kembali. Hari ini saya lakukan sosialisasi kepada masyarakat, dan besok akan kerja bakti membersihkan lingkungan," ungkap Ani. 

Nudin, warga sekitar menyebutkan air mulai merangkak naik sekitar pukul tujuh pagi. 

Ia mengatakan, banjir rob kerap terjadi saat air sungai atau laut sedang pasang. 

"Mungkin warga di sini sudah biasa ketika terjadi banjir rob, karena memang penutup tanggul hilang akibat dicuri. Dalam sehari banjir bisa dua kali terjadi, di waktu pagi dan sore," kata Nudin. (*) 

Penulis: fandy ahmat
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved