Breaking News:

Trauma atas Kejadian Kebakaran Kilang Minyak Balongan, Warga Minta Pertamina Beli Rumah Mereka

Warga yang berada di sekitar kilang minyak, Balongan, Indramayu mengaku trauma atas kejadian kebakaran hebat yang terjadi pada Senin (29/3/2021) lalu.

TribunCirebon.com/ Handhikan
Kebakaran kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan, Indramayu 

TRIBUNPALU.COM - Warga yang berada di sekitar kilang minyak, Balongan, Indramayu mengaku trauma atas kejadian kebakaran hebat yang terjadi pada Senin (29/3/2021) lalu.

Tak hanya itu,  ledakan kencang yang ditumbulkan akibat kebakaran itu juga membuat warga merasa takut dan trauma.

Kini warga desa Sukaurip, Kecamatan Balongan, Blok Wisma Jati, Indramayu, Jawa Barat, meminta PT Pertamina (Persero) untuk bersedia membeli aset rumahnya karena trauma atas kejadian ledakan Kilang minyak, Senin (29/3/2021) dini hari.

Seperti yang diungkapkan Daina Rahmadani (32), yang menjadi salah seorang warga desa Sukaurip memiliki inisiasi untuk mengikhlaskan rumahnya dibeli pihak Pertamina.

Pasalnya, di rumah tersebut hanya tinggal Ibu dari Daina seorang diri, di mana letak rumahnya hanya berjarak sekitar 200 Meter dari lokasi kejadian.

Baca juga: Api Kebakaran Kilang Minyak Belum Padam, Kini Indramayu Banjir akibat Hujan Deras

Baca juga: Mengenal Terminator Canon Foam, Alat Pemadam Kebakaran Kilang Minyak Pertamina

Sedangkan, dirinya saat ini tinggal bersama sang suami di Kota Indramayu yang jaraknya cukup jauh dari kediaman ibunda.

"Penginnya kami gitu tanahnya diganti rugi aja semuanya di bayarin Pertamina dan kita bisa beli lagi yang baru, jauh-jauh deh dari sini soalnya memang gak aman," tutur perempuan yang akrab disapa Nana kepada Tribunnews.com, Selasa (30/3/2021).

Terlebih kata Nana, kondisi ibundanya itu sudah lansia, bahkan saat Kilang minyak milik Pertamina itu meledak, sang ibu sempat terjatuh karena berupaya lari dan menjauh dari rumah.

Akibatnya kata dia, kini ibundanya yang bernama Sutiah itu sudah tidak kuat berdiri lama karena nyeri di lututnya masih terasa.

Imbas dari kejadian tersebut juga, kini sang ibunda menjadi mudah panik dan trauma akan adanya ledakan.

Halaman
12
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved