Info BMKG
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Kamis, 1 April 2021: Waspada Hujan Lebat di Sulteng dan Gorontalo
Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kamis (1/4/2021).
TRIBUNPALU.COM - Berikut ini peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kamis (1/4/2021).
BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk sejumlah perairan di Indonesia.
Dikutip dari BMKG, berikut ini rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Indonesia Besok, Kamis 1 April 2021: Kupang Hujan Petir Seharian
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Rabu 31 Maret: 28 Wilayah Indonesia Waspada Hujan Lebat
BMKG menjabarkan, pusat tekanan rendah terpantau di Laut Sulawesi yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di Laut Sulu, dari Kalimantan Utara hingga Gorontalo dan Laut Sulawesi.
Sirkulasi siklonik terpantau di NTT, perairan Barat Daya Lampung dan di Laut Andaman yang membentuk konvergensi memanjang di Laut Timor, NTT, dari Banten hingga Laut Jawa, dari perairan selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, di Laut Jawa, di Lampung dan di perairan Barat Lampung.
Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Aceh
Bengkulu
Lampung
Banten
Jawa Barat
Jawa Tengah
Yogyakarta
Jawa Timur
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Maluku Utara
Maluku
Papua Barat
Papua
Wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Riau
Sumatera Selatan
DKI Jakarta
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Potensi Tinggi Gelombang
Area Perairan dengan Gelombang Sedang (1.25 - 2.50 m)
Perairan Kep.Nias - Sibolga
Perairan Kep.Mentawai - Padang
Selat Sunda
Perairan Selatan P.Lombok - P.Sumba
Selat Lombok - Selat Alas bagian Selatan
Selat Sumba
Selat Sape bagian Selatan
Perairan P.Sawu
Laut Sawu
Perairan Kupang - P.Rote
Laut Timor Selatan NTT
Samudera Hindia Selatan NTT
Perairan Kep.Talaud
Perairan Utara Halmahera
Laut Halmahera
Laut Arafuru
Perairan Utara Sorong
Samudera Pasifik Utara Halmahera hingga Papua
Area Perairan dengan Gelombang Tinggi (2.50 - 4.0 m)
Selat Malaka bagian Utara
Perairan Sabang
Perairan Barat Aceh
Perairan Barat P.Simeulue - Kep.Mentawai
Perairan Enggano-Bengkulu
Perairan Barat Lampung
Samudera Hindia Barat Sumatera
Perairan Selatan P.Jawa - P.Bali
Selat Bali bagian Selatan
Samudera Hindia Selatan Banten hingga NTB.
(TribunPalu.com)