Breaking News:

Isu Demokrat AHY Dukung Moeldoko di Pilgub DKI, Kamhar: Harus Siap Berkompetisi dengan Kader Lain

Beredar isu Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bakal mengusung Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko di Pilgub DKI Jakarta mendatan

Tribunnews.com
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Moeldoko. 

TRIBUNPALU.COM - Beredar isu Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bakal mendukung Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko di Pilgub DKI Jakarta mendatang.

Deputi Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani memberi komentar terkait isu tersebut.

Dia mengatakan sampai saat ini belum ada pembahasan di internal Partai Demokrat soal Moeldoko diberi tiket dukungan untuk maju di Pilgub DKI.

"Sampai saat ini belum ada pembahasan di Bappilu atau pun arahan dari Bang Andi Arief selaku Kepala Bappilu untuk mempersiapkan pembahasan terkait Pak Moeldoko untuk Pilgub DKI," kata Kamhar, Jumat (2/4/2021).

Kamhar menuturkan, keputusan mengenai nama yang diusung dalam pilgub merupakan kewenangan Majelis Tinggi Partai yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Baca juga: Lewat Surat Edaran, Lurah Duyu Minta RT Ajak Warga Jaga Kebersihan Kota Palu

Baca juga: Jokowi Pamer Pradesain Istana Negara di Ibu Kota Baru, Dikelilingi Sungai dan Tempat Terbuka Hijau

Baca juga: Sebut Pemerintah Ngasih Angin Surga Terus, Rizal Ramli: Kondisi Hari Ini Lebih Jelek dari Tahun 1998

Oleh sebab itu, kata Kahmar, pihaknya akan menghormati dan menjalankan keputusan Majelis Tinggi Partai.

Ia melanjutkan, SBY dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pasti membuka pintu maaf jika Moeldoko meminta maaf dan bersungguh-sungguh menyesali perbuatannya.

"Ini sekaligus menunjukkan sisi kedewasaan dan kemanusiaan Mas Ketum dalam merespons dan mengelola konflik. Matang dan dewasa," ujar Kamhar.

Namun, dari sisi politik, rekam jejak politik Moeldoko dan variabel lainnya akan dibahas lebih lajut sebelum Partai Demokrat mengusung mantan panglima TNI tersebut.

"Pak Moeldoko juga harus siap berkompetisi dengan kader Partai Demokrat lainnya yang juga punya potensi sebagai kontestan Pilgub DKI mendatang untuk memperebutkan tiket dukungan partai," kata Kamhar.

Diberitakan sebelumnya oleh Kompas.TV, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Rachland Nashidik menyebut partainya akan menerima dengan terbuka bila Moeldoko ingin menjadi anggota partai di bawah kepemimpinan AHY.

Baca juga: VIRAL Kisah Kapten Arm Tunggul Wijaya, Dulu Gagah Kini Terkulai Lemah

Baca juga: Banjir Bandang Rumahku Hilang, Mugni Supardi Anggota PFI Palu Raih Penghargaan APFI 2021

Baca juga: Ngaku Dongkol dan Gondok dengan Kubu AHY, Menkumham: Seperti Orang Tak Dewasa Tangani Partai

"Demokrat akan menerima dengan tangan terbuka bila KSP Moeldoko berkeinginan menjadi anggota partai pimpinan Agus Yudhoyono," kata Rachland melalui akun Twitter pribadinya @RachlanNashidik, yang dikutip pada Kamis (1/4/2021).

Rachland bahkan mengatakan, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu), Andi Arief, siap membantu Moeldoko bila ingin maju dalam Pilkada DKI Jakarta mendatang.

"Ketua Bapilu @Andiarief__ akan membantunya bila ia ingin maju berkompetisi secara sehat menjadi Cagub DKI dalam pilkada mendatang. You are warmly welcome!" ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Partai Demokrat Belum Bahas Rencana Usung Moeldoko di Pilkada DKI

Editor: Muh Ruliansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved