Breaking News:

Premium Langka di Palu

BBM Premium Langka di SPBU tapi Diecer di Kios dengan Harga Rp 10 Ribu Per Botol

Bahan bakar minayk (BBM) subsidi jenis premium alias bensin langka di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota Palu.

Penulis: Ketut Suta | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/SUTA
Kios milik warga menjajakan bahan bakar bersubsidi secara eceran, Minggu (4/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Bahan bakar minayk (BBM) subsidi jenis premium alias bensin langka di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota Palu.

Meski begitu, sebagian besar kios milik warga menjajakan bahan bakar bersubsidi secara eceran.

BBM bersubsidi premium itu dijual dalam kemasan botol berukuran 1 liter.

Seperti di Jl Soekarno Hatta, Jl Untad I, Jl RE Martadinata Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore.

Harga ditawarkan untuk per botol ukuran satu liter mencapai Rp 10 ribu.

Padahal di SPBU BBM premium dijual dengan harga kisaran Rp 6.450 per liter.

Baca juga: Palu Dinilai Kota Gersang, Doni Monardo Minta Pemkot Tanam Pohon Trembesi

Baca juga: Kesal Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Tanam Pohon di Lubang Jl Dr Wahidin Palu 

Titin, salah seorang pedagang BBM subsidi premium eceran mengatakan, ia mendapatkan bakan bakar tersebut dari seseorang menggunakan mobil.

Pengecer tersebut mengambil dengan harga kisaran Rp 7 Ribu lebih per liternya.

"Saya ambil dari orang, dia sedotkan dari mobilnya, harganya Rp 200 ribu lebih begitu untuk satu jergen," ujar Titin kepada TribunPalu.com, Minggu (4/4/2021) siang.

"Mereka bawakan juga tidak setiap hari, hanya hari Senin, Rabu, dan Jumat," tutupnya.

Untuk SPBU di Kota Palu tidak semuanya menyediakan bahan bakar jenis Premium.

Menurut keteranganya, SPBU di Jl Soekarno-Hatta masih terdapat Premium di hari-hari tertentu. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved