Breaking News:

Banjir Bandang Landa NTT, Ernest Prakasa: Udahan Dulu Bahas Kawinan, Ini Ada Bencana Alam

Ernest Prakasa menyoroti bencana banjir bandang yang menerjang Kabupaten Flores Timur, NTT.

Handover
Bencana banjir bandang di Waiwerang Pulau Adonara, Flores Timur - NTT 

TRIBUNPALU.COM - Tanah Air kembali ditempat bencana alam.

Kali ini bencana alam berupa banjir bandang terjadi di dua kecamatan di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/4/2021) dini hari.

Kabar terkini menyebut 54 orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Banjir bandang yang juga menyebabkan longsoran tanah itu terjadi di beberapa desa yang ada di Kabupaten Flores Timur.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT Marius Ardu Jelamu mengatakan dua desa yang terdampak banjir bandang yakni Desa Lamanele di Kecamatan Ile Boleng dan Desa Waiburak di Kecamatan Adonara Timur.

Sebanyak lima korban meninggal dan lima warga yang terluka berasal dari Desa Lamanele, Kecamatan Ile Boleng.

Baca juga: 41 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang di NTT, Warga Kini Menjerit Kelaparan

Baca juga: Banjir dan Longsor di NTT, Wakil Bupati Flores Timur: Ratusan Orang Tertimbun, Puluhan Meninggal

Saat ini, kata Marius, warga yang terluka sudah dirujuk ke Puskesmas terdekat untuk penanganan medis.

Marius menjelaskan, puluhan rumah warga tertimbun lumpur dan hanyut terbawa banjir di Desa Lamanele.

Terkait dengan hal ini, komika Ernest Prakasa buka suara.

Lewat cuitan di akun Twitternya, Ernest Prakasa mengajak pengikutnya untuk fokus pada banjir bandang yang saat ini menerjang NTT.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved