Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Evaluasi KAFE BPOM di Palu, Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Meningkat 75%

BPOM di Palu melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi kegiatan KAFE (KKN Asyik, menjadi Fasilitator Edukasi) Obat dan Makanan.

TribunPalu.com/Handover
Kegiatan evaluasi kegiatan KAFE (KKN Asyik, menjadi Fasilitator Edukasi) Obat dan Makanan di Aula BPOM Jl Undata, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu Sulawesi Tengah. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Palu melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi kegiatan KAFE (KKN Asyik, menjadi Fasilitator Edukasi) Obat dan Makanan.

Kegiatan tersebut dilangsungkan di Aula BPOM Jl Undata, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu Sulawesi Tengah.

Sebagai informasi, kegiatan KAFE Obat dan Makanan merupakan inovasi Kepala Balai POM di Palu tahun 2020 yang menginisiasi program pemberdayaan.

Kegiatan tersebut telah berlangsung selama kurang lebih 1 bulan, yaitu sejak 4 Februari hingga evaluasi kegiatan 5 April 2021.

Baca juga: Siklon Tropis Seroja Berpotensi Picu Gelombang Ekstrem, Ini Daftar Wilayah yang Harus Waspada

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia per Senin 5 April 2021: Tambah 3.712 Orang, Total Kasus 1.537.967

Baca juga: Update Kasus Covid-19 di Sulteng, Senin 5 April 2021: Ada Penambahan 48 Kasus Positif, 29 dari Buol

KAFE obat dan makanan merupakan pelatihan kepada agen (mahasiswa) agar mengedukasi komunitasnya (Bimtek Komunitas).

Pada kegiatan ini diberikan materi edukasi tentang produk obat, kosmetik, pangan, obat tradisional dan suplmen serta komunikasi efektif.

"Saya optimis Kegiatan KAFE Obat dan Makanan akan terus berlangsung dengan harapan ke depannya Agen mampu melakukan edukasi/penyuluhan secara langsung kepada masyarakat/komunitasnya," ucap Fauzi Ferdiansyah, Senin (5/4/2021) pagi.

Setelah pembukaan selanjutnya para agen pemaparkan hasil kegiatan dari masing-masing timnya kepada Koordinator Substansi Infokom BPOM di Palu.

Baca juga: Ingatkan Warganya Bayar Pajak Bumi Bangunan, Hadianto Serahkan SPPT PBB ke Masyarakat Palu Selatan

Baca juga: Pria di Desa Sunju Sigi Terciduk Jual Pil THD, Akhirnya Digelandang ke Kantor Polisi

Baca juga: Wawali Reny Lamadjido Sidak 3 Sekolah Dasar di Palu, Pantau Kesiapan Belajar Tatap Muka Juli 2021

Fauzi Ferdiansyah menambahkan, bagi agen yang terbaik dalam mengedukasi komunitasnya mendapatkan apresiasi dari BPOM di Palu.

"BPOM di Palu memberikan apresiasi terhadap agen yg berpenampilan terbaik pada saat Broadcasting IG Live, Infografis terbaik yang dibuat agen edukasi dan tim terbaik yang telah memberikan peningkatan  pengetahuan tertinggi terhadap komunitasnya," ucapnya.

Fauzi Ferdiansyah mengaharapkan agar semua agen yang telah terbentuk tidak berhenti ketika kegiatan ini selesai.

"Agen-agen ini harus mampu membantu Badan POM untuk menyebarkan informasi obat dan makanan ke masyarakat," ucap Fauzi Ferdiansyah.

Baca juga: Pemerintah Izinkan Shalat Tarawaih dan Shalat Idul Fitri 1442 H Dilakukan Berjamaah, Ini Syaratnya

"Dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat akan terbentuk masyarakat yang cerdas dalam memilih obat dan makanan aman," tambahnya.

Kegiatan evaluasi KAFE obat dan makanan tersebut dihadiri oleh seluruh agen yang didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan dan Koordinator Pusbang Masyarakat & KKN Universitas Tadulako, serta Pendamping dari BPOM di Palu. (*)

Penulis: Alan Sahrir
Editor: Kristina Natalia
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved