Breaking News:

Kisah Lorensius Korban Banjir di NTT, Malam Masih di Rumah, Pagi Ibunya Ditemukan Tewas di Pantai

Banjir bandang yang berasal dari arah Gunung Ile Lewotolok menyeret dan menghanyutkan sejumlah rumah di wilayah Desa Waowala, Tanjung Batu, Amakaka

POS-KUPANG.COM/Ricko Wawo
TNI dan warga menggotong seorang warga yang jadi korban banjir di wilayah Ile Ape, Kabupaten Lembata, Minggu 4 April 2021. 

TRIBUNPALU.COM - Indonesia kini kembali duka dengan bencana alam yang terjadi di Provinsi NTT beberapa hari terakhir.

Banyak korban dari bencana ini, sejumlah daerah melaporkan bahwa korban manusia banyak yang ditemukan meninggal dunia.

Di Kabupaten Lembata misalnya, sejumlah korban jiwa ditemukan sudah tak bernyawa usai diterpa banjir bandang.

Badai Siklon Tropis yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakibatkan bencana banjir bandang disertai longsor terjadi di Pulau Adonara Flores Timur pada Minggu 4 April 2021 dinihari. (Pos Kupang/Istimewa)

Baca juga: 41 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang di NTT, Warga Kini Menjerit Kelaparan

Salah satunya adalah Lorensius Latu (65).

Lorensius sangat merasakan duka, pasalnya sang ibu kandung menjadi korban dalam bencana alam tersebut.

Nahas memang, peristiwa yang dialami oleh Lorensius dan warga lainnya tak pernah diduga sebelumnya.

Jika memang alam memberikan tanda-tanda, yang jelas banyak warga selamat.

Namun, kejadian begitu tiba-tiba. Semua tak menyangka akan peristiwa tersebut.

Lorensius  yang warga desa Amakaka tak kuasa menahan tangis pagi itu.

Lorensius histeris seketika.

Baca juga: Setelah Kritik Presiden, Ernest Bahas Banjir NTT: Udahan Bahas Kawinannya, Semoga Jokowi Respon

Halaman
123
Editor: Putri Safitri
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved