Breaking News:

KKB Papua

KKB Papua Sudah Tidak Murni, Tokoh Perempuan: Sarana Kepentingan Politik oleh Sejumlah Orang

Saat ini Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sudah tidak murni ingin menyuarakan kemerdekaan, tetapi ada kepentingan politik sejumlah oarng di

handover
KKB Papua 

TRIBUNPALU.COM - Saat ini Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sudah tidak murni ingin menyuarakan kemerdekaan, tetapi ada kepentingan politik sejumlah oarng di belakangnya.

Menurut tokoh perempuan Rehina, KKB Papua saat ini tidak lagi sepenuhnya mendukung kemerdekaan Papua, tapi ada unsur politik yang menunggangi.

Sementara itu, kondisi KKB Papua saat ini sudah terdesak Satgas Nemangkawi dan tak dapat dukungan dari masyarakat.

Melansir dari Antara, Rehina menyebut KKB Papua saat ini masih menjadi musuh nyata bagi aparat TNI-Polri karena kerap menebar teror dan ancaman kepada masyarakat.

Dikatakan, gerakan KKB Papua sebenarnya dianggap sudah tidak murni menyuarakan perjuangan kemerdekaan seperti saat OPM Masih ada.

"KKB Papua saat ini diduga hanya digunakan sebagai sarana kepentingan politik oleh sejumlah orang," ucap tokoh intelektual perempuan Papua itu, Senin (5/4/2021).

Ia menyebut, gerakan teror bersenjata oleh KKB Papua selalu diikuti Front KKP atau Kelompok Kriminal Politik dan Klandestin dengan memanfaatkan media sosial.

Menurut Rehina, KKB Papua membuat narasi yang membangun ketidakpercayaan kepada Pemerintah dalam upaya memenuhi kepentingan rakyat.

Rehina menyebut, KKB Papua saat ini sebenarnya tidak begitu banyak dan posisi sedang terjepit.

Berbagai teror dilakukan untuk membangun kembali kekuatannya serta merekrut pemuda putus sekolah dan anak-anak di bawah umur.

Baca juga: Ganjar Pranowo Selalu Masuk Hasil Survey Capres 2024: Biasa Saja, Bu Mega yang Akan Menentukan

Halaman
1234
Editor: Putri Safitri
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved