Breaking News:

AHY Sebut Moeldoko Harus Minta Maaf ke Presiden, Rakyat, & Kader Demokrat: Telah Menebar Kebohongan

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akhirnya buka suara soal desakan agar dirinya meminta maaf kepada Presiden Jokowi.

(KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI)
Agus Harimurti Yudhoyono 

TRIBUNPALU.COM - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akhirnya buka suara soal desakan agar dirinya meminta maaf kepada Presiden Jokowi.

AHY didesak minta maaf kepada Presiden Jokowi karena dituding telah mencurigai pemerintah atas kekisruhan yang terjadi di tubuh Partai Demokrat.

Ada dua kubu yang mendesak AHY selaku ketum Partai Demokrat dan SBY yang menjabat ketua majelis tinggi partai meminta maaf kepada Presiden Jokowi.

Satu relawan Jokowi Mania (JoMan) dan satunya kubu Moeldoko.

Keduanya menganggap AHY dan SBY sedari awal punya kecurigaan terhadap Jokowi terkait KLB Demokrat.

Terkait dengan desakan tersebut, secara tegas AHY mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menuduh Jokowi.

Ia menyebutkan bahwa pihaknya hanya meminta klarifikasi dari Jokowi karena pada saat itu namanya dicatut oleh Moeldoko.

"Saya sampaikan sejak awal Partai Demokrat tidak pernah menuduh siapa pun justru kami ingin memohon klarifikasi atau konfirmasi ketika nama beliau dicatut, digunakan oleh kubu KSP Moeldoko ketika itu sebelum terjadinya KLB," ujar AHY dalam acara The Forum Satu Meja di Kompas TV.

Namun kini terbukti bahwa Moeldoko tidak melibatkan pejabat pemerintah lainnya.

Baca juga: Ajak Moeldoko Ngopi-ngopi untuk Bahas Demokrat, AHY: Jangan Ngomongin KLB

Baca juga: AHY Ingin Bertemu Jokowi, Mahfud MD dan Yasonna Laoly: karena Ini Penting Bagi Saya

Baca juga: AHY Siap Hadapi Gugatan yang akan Diajukan Kubu KLB ke PTUN: Kami Tidak Takut dan Tidak Gentar

"Dengan demikian kami mendapatkan kejelasan bahwa memang KSP Moeldoko ini bermain sendiri hanya dengan segelintir kader dan mantan kader Partai Demokrat," sambungnya.

Halaman
12
Penulis: Lita Andari Susanti
Editor: Ananda Putri Octaviani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved