Breaking News:

Ramai Pria Meninggal saat Dikerik, Ini Sederet Fakta soal Kerokan, Benar Bermanfaat Bagi Tubuh?

Pemberitaan terkait memberikan pertanyaan apakah kerokan memberikan manfaat bagi tubuh atau justru lebih banyak risikonya.

wisawa222 via Kompas.com
Ilustrasi kerokan. 

TRIBUNPALU.COM - Ramai pemberitaan soal pria bernama Suyatno (65) meninggal mendadak saat sedang dikerik atau kerokan di Sragen, Selasa (6/4/2021) malam.

Dikutip dari TribunSolo, hal ini seperti disampaikan Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi melalui Kapolsek Sidoharjo, AKP Agung Ari Pranowo.

Disampaikannya, saat kejadian korban meminta seorang warga untuk mengeriknya (kerokan) karena merasa tidak enak badan.

Diduga korban meninggal karena terkena serangan jantung.

"Sebab pas dia dikerik itu giginya agak gemertak," paparnya.

Baca juga: Video Viral Becak Goyang di Medan, Terlihat Kepala Wanita Maju Mundur, Polisi Turun Tangan

Baca juga: Pria Ini Meninggal Mendadak saat Sedang Kerokan, Giginya sempat Gemertak, Diduga Tewas karena Ini

Belum genap dua bulan lalu, seorang petani di Sragen, Eko Haryanto (37) juga mengalami hal serupa.

Korban yang baru selesai menggarap ladang bawang mulanya dikerik setelah mengeluhkan badannya terasa tidak enak.

"Namun belum selesai dikeroki, tiba-tiba korban kejang-kejang lalu meninggal dunia," papar Kepala BPBD Sragen, Sugeng Priono.

Dikatakan Sugeng, penyebab kematiannya karena diduga kecapekan dan punya riwayat penyakit jantung.

Pemberitaan terkait ternyata memberikan pertanyaan apakah kerokan memberikan manfaat bagi tubuh atau justru lebih banyak risikonya.

Halaman
1234
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved