Kabar Seleb
Bams Tak Takut Dilaporkan ke Polisi: Punya Bukti, Akan Lumayan Memalukan Untuk Pihak Sana
Pelantun 'Kenangan Terindah' ini juga menegaskan dirinya juga memiliki barang bukti. Malahan menurutnya, barang bukti tersebut akan menjadi aib bagi
TRIBUNPALU.COM - Perseteruan antaran Hotman Sitompul dengan Desiree Tarigan sepertinya semakin memanas.
Setelah beberapa waktu lalu Desiree Tarigan melapor ke polisi.
Kali ini giliran mantan Asisten Rumah Tangga (ART), Irni yang melaporkan Desiree Tarigan dengan tudingan melakukan Kekerasan.
Dalam laporan tersebut ternyata juga menyeret nama Bams eks Samson yang diduga bersekongkol dengan ibundanya.
Tapi Bams bukannya takut, namun ia meminta publik untuk mengikuti proses hukum.
"Entar lihat aja," kata Bams di Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/4/2021).
"Jadi teman-teman nanti, ini kan urusan polisi semua kalau sudah dilaporin nih. Nanti lihat aja," sambungnya.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG 9-10 April 2021: Sulteng Potensi Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang
Baca juga: Bocoran Cerita Ikatan Cinta Malam Ini, Jumat 9 April 2021: Jejak Pembuka Email Roy Mulai Terungkap
Pelantun 'Kenangan Terindah' ini juga menegaskan dirinya juga memiliki barang bukti.
Malahan menurutnya, barang bukti tersebut akan menjadi aib bagi pihak yang menudingnya.
"Karena kejadiannya pun kalau sampai kita buka akan lumayan memalukan untuk pihak sana," jelasnya.
"Kita juga punya bukti-bukti soalnya. Jadi kalau itu buat konsumsi publik lumayan memalukan," pungkasnya.
Sebelumnya Irni mengaku pernah bekerja di rumah sang pengacara kondang.
Ketika ditemui didampingi oleh sejumlah kuasa hukum, ia membeberkan apa yang dialaminya selama bekerja.
Tindakan itu dilakukan oleh sejumlah inisial yang enggan disebutkan secara gamblang.
Akan tetapi nama Desiree dan sang anak, Bams turut diseret dalam pengakuannya.
Irni Mantan Asisten Rumah Tangga Desiree Tarigan ((Tangkap layar kanal YouTube KH Infotainment))
Irni mengungkapkan kejadian ini berlangsung pada 24 Februari 2021 lalu selama dua hari.
"Pada saat itu (24 Februari), handphone saya disita sama orang itu."
"Handphone saya disita selama dua hari sama orang-orang di rumah sana," terang Irni kepada media seperti dikutip dari kanal YouTube KH Infotainment, Kamis (8/4/2021).
Baca juga: Ramalan Zodiak Kesehatan Hari Ini Jumat 9 April 2021: Aries Tidur yang Cukup dan Hindari Gorengan
Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini, Jumat 9 April 2021: Taurus Waspada Orang Ketiga dalam Hubunganmu
Bahkan ia sampai dicaci maki karena dituding merusak rumah tangga orang tersebut.
Irni juga dituding menerima sejumlah bayaran untuk menjadi mata-mata.
Akan tetapi tudingan itu langsung dibantah oleh sang ART.
Baca juga: Wakil Menteri Perdagangan RI Saksikan Langsung Acara Penandatangan MoU Antara JFX dan AEKI di Medan
Irni juga mengaku tidak diperbolehkan untuk keluar dari rumah.
"Udah gitu saya dicaci maki, sampai aku dituding merusak rumah tangganya."
"Menerima bayaran dari orang untuk memata-matai tapi semua itu tidak benar," tambahnya.
Irni mengatakan pelaku dari tindakan itu terdapat dua orang, berinisial S dan N.
Selama tidak diperbolehkan keluar rumah, ia terus diawasi oleh dua orang itu.
Pun saat harus ke kamar mandi, sang ART diwajibkan meminta izin terlebih dahulu.
"Saya di dalam kamar pun diawasi terus sama dua orang itu."
"Mau masuk kamar mandi saya harus minta izin sama dua orang itu," jelas Irni.
Baca juga: Intan Wisni Banjir Nyinyiran Gegara Belepotan Jawab Pertanyaan Juri di Ajang Miss Eco International
Desiree Tarigan Sitompul yang ditemani tim kuasa hukum Hotman Paris, melaporkan Hotma Sitompul dengan dua laporan, yakni dugaan pencemaran nama baik lewat media sosial atau ITE dan penyerobotan tanah. Tangis Desiree Ibunda Bams Saat Laporkan Hotma Sitompul ke Polisi, Tak Terima Dituding Selingkuh. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)
Irni juga mendapatkan tindak kekerasan yang lainnya selain mendengar caci maki.
"Waktu itu orangnya ngomong sampai mata aku dicolok-colok."
"Sampai dia ngatain aku gila, apa segala macam," imbuhnya.
Irni menduga ponselnya dirampas karena orang itu ingin melihat percakapannya dengan sosok berinisial M.
"Mau lihat chatingan saya sama orang yang biasanya saya ngomong, inisialnya M."
"Yang biasa saya suka telponan, sama orang itu," ungkap Irni.
Kendati demikian, Irni menuturkan masih diberi makan selama penyekapan terjadi.
Baca juga: Bupati Deliserdang Resmi Ganti Nama Jalan Bakaran Batu Lubuk Pakam
Ia dilarang untuk keluar dari rumah bahkan kamar hingga tanggal 25 Februari 2021.
"Dikasih makan iya, cuma nggak boleh keluar ke mana-mana," lanjutnya.
Lantas, Desiree dan Bams ternyata ikut disebut dalam pengakuannya saat ditemui di Komnas Perempuan.
Irni menyebutkan, istri Hotma Sitompul itu melontarkan kata-kata yang tidak pantas untuknya.
Bahkan ibu dan anak itu sama-sama mengancam akan membawa sang ART ke ranah hukum.
Ia mengingat dengan pasti kala itu Bams mengeluarkan ancaman dengan nada keras dan kasar.
"Tanggal 25 pagi saya dikatain binatang sama orang yang D," kata Irni.
"Terus saya diancam mau dibawa ke penjara sama yang D ini, dia juga."
"Handphone saya terus diambil lagi 25 pagi sama B, saya diancam dan itu suaranya keras, kasar," tuturnya.
Mendapat perlakuan kurang mengenakkan, Irni akhirnya memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya.
Padahal ia telah bekerja di rumah tersebut selama tiga tahun tiga bulan.
Di situ juga diakui bahwa Irni mendapatkan gaji meskipun tidak dibayar penuh. (*)
(Tribunnews.com/Febia Rosada)