Breaking News:

Viral

Siswi SMK Hidup Sebatangkara di Gubuk Reot, Kakak Merantau Titip Anak, 5 Tahun Tak Digubris Pemda

Sudah bertahun-tahun ia hidup sebatang kara di rumah reot. Rumah tersebut merupakan peninggalan dari neneknya.

Editor: Putri Safitri
Tribun Bogor/Tribun Banten
Siti Nuraida, pelajar SMK yang tinggal digubuk reot sejak bertahun-tahun. 

Dan saat berusia 13 tahun atau masuk sekolah SMP, kakak perempuannya memutuskan menikah dan mengharuskan tinggal bersama suami di wilayah lain, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.

Sejak itu, ia mulai hidup mandiri.

Untuk makan sehari-hari, kadang ia memasak sendiri.

Namun, ia juga kerap makan di rumah saudaranya yang tinggal tidak jauh dari rumahnya.

"Tinggal sejak kecil di sini sejak 2005. Ibu saya sudah tidak ada sejak saya berumur tiga tahun. Ayah saya sudah meninggalkan saya sejak masih kecil, kawin lagi," kenang Aisyah saat ditemui TribunBanten.com di rumahnya, Rabu (7/4/2021).

Nyaris Ambruk

Aida tinggal di rumah penginggalan sang nenek yang nyaris ambruk.

Rumah berukuran 6x8 meter persegi itu terdapat 2 kamar tidur, 1 ruang tamu, ruang keluarga dan dapur.

Namun, material rumah hanya terbuat dari kayu dan bilik bambu yang tampak berlumut nan lapuk.

Bahkan, saat ini rumah itu hampir ambruk lantaran sejumlah pondasi rumah berbahan kayu tersebut sudah lapuk.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved