Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Akses Terputus Warga Desa Malino Tak Bisa Pergi Sekolah, Bhabinkamtibmas Ini Lakukan Aksi Heroik

Beredar video seorang Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) rela turun ke sungai untuk memperbaiki rakit agar warga

handover
Aksi heroik bhabinkamtibmas rela turun ke sungai penghubung Desa Malino dan Desa Ongulara Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah untuk memperbaiki rakit agar warganya bisa pergi ke sekolah, Jumat (9/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Beredar video seorang Bhabinkamtibmas rela turun ke sungai penghubung Desa Malino dan Desa Ongulara Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah untuk memperbaiki rakit agar warganya bisa pergi ke sekolah, jumat (9/4/2021).

Aksi Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) tersebut direkam oleh warga dan dibagikan melalui media sosial hingga menjadi viral.

Kapolsek Banawa Selatan Polres Donggala Iptu Tirta, membenarkan video yang beredar adalah anggotanya yaitu Brigadir Polisi Annas Bhabinkamtibmas Desa Malino dan Desa Ongulara.

Baca juga: Mengintip Suasana Tahanan Anak di Palu, Layaknya Taman Bermain, Tiap Kamar Diberi Nama Superhero

"Iya benar, itu Bhabinkamtibmas Brigadir Polisi Annas yang sedang melakukan upaya memperbaiki tali rakit yang putus," ucapnya

Ia menjelaskan, bahwa anggotanya tersebut tersentuh untuk memperbaiki rakit yang menjadi penghubung Desa Malino dan Desa Ongulara.

Aksi heroik bhabinkamtibmas rela turun ke sungai penghubung Desa Malino dan Desa Ongulara Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah untuk memperbaiki rakit agar warganya bisa pergi ke sekolah, Jumat (9/4/2021).
Aksi heroik bhabinkamtibmas rela turun ke sungai penghubung Desa Malino dan Desa Ongulara Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah untuk memperbaiki rakit agar warganya bisa pergi ke sekolah, Jumat (9/4/2021). (handover)

Hal tersebut dilakukannya karena tidak tega melihat warganya yang tidak bisa pergi ke sekolah.

"Sebelumnya, anak Desa Malino sudah dua hari tidak bisa ke sekolah, dikarenakan letak SD (Sekolah Dasar) dan SMP (Sekolah Menengah Pertama) satu atap berada di Desa Ongulara dan satu-satunya akses penyeberangan menggunakan rakit talinya putus," jelas Iptu Tirta

Baca juga: Jelang Ramadan dan Idulfitri, Pemprov Sulteng Jamin Ketersediaan BBM dan LPG

Baca juga: Tumpukan Sampah Jadi Marka Jalan di Pasar Impers Manonda Palu

Baca juga: Rektor Resmi Dilantik, Rajindra Pimpin Universitas Muhammadiyah Palu untuk Kedua Kali

Ia menyebutkan, putusnya tali rakit tersebut dikarenakan hujan yang tidak henti sehingga menyebabkan arus sungai yang deras.

"Hal tersebut disebabkan karena arus sungai yang cukup deras akibat intensitas hujan yang cukup lebat," terang Iptu Tirta

Iptu Tirta menambahkan, dalam keterbatasan Brigadir Polisi Annas tidak ragu-ragu untuk turun dan menyeberangi arus deras sungai dibantu warganya.

"Dia relakan baju dinas yang dipakai basah kuyub, untuk menyeberangi arus deras sungai yang tentunya beresiko terhadap jiwanya," tutur Iptu Tirta

"Hal tersebut merupakan tugas seorang Bhabinkamtibmas yang dalam bekerja melebihi panggilan tugas pokok fungsi yang diembannya," tambahnya (*)

Penulis: Alan Sahrir
Editor: Putri Safitri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved