Breaking News:

Banggai Kepulauan Hari Ini

5 Pedagang Miras Cap Tikus di Banggai Kepulauan Ditangkap Satgas Operasi Penyakit Masyarakat

Satgas Operasi Penyakit Maysrakat (Pekat) Tinombala 2021 Polres Banggai Kepulauan (Bangkep) merazia minuman keras di wilayah Desa Patukuki, Bangkep.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Satgas Operasi Penyakit Maysrakat (Pekat) Tinombala 2021 Polres Banggai Kepulauan (Bangkep) merazia minuman keras di wilayah Desa Patukuki, Kecamatan Peling Tengah, Sabtu (10/4/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, BANGKEP - Satgas Operasi Penyakit Maysrakat (Pekat) Tinombala 2021 Polres Banggai Kepulauan (Bangkep) merazia minuman keras di wilayah Desa Patukuki, Kecamatan Peling Tengah, Sabtu (10/4/2021) malam.

Tak tanggung-tanggung, lima penjual miras jenis cap tikus berhasil diamankan Satgas Operasi Tinombala Polres Bangkep.

Kelima penjual miras tersebut berinisial DY, AS, GP, DN dan LB warga Desa Patukuki, Kecamatan Peling Tengah.

Kasat Reskrim Polres Bangkep Iptu Ismail mengatakan, kelima warga tersebut merupakan Warga yang diduga sebagai penjual miras.

"Dari tersangka berinisial DY , disita miras jenis cap tikus sebanyak lima liter dalam satu jerigen ukuran lima liter," ucap Iptu Ismail, Minggu (11/4/2021) siang.

Baca juga: Update Corona Sulteng, Minggu 11 April 2021: 39 Pasien Dinyatakan Sembuh, Tambahan Terbanyak di Buol

Baca juga: Akui Keluarganya Memiliki Kedekatan dengan Jokowi, Ashanty: Acara Apa Pun Kita Undang Beliau

Baca juga: Ramalan Zodiak Taurus Mingguan 11-17 April 2021: Asmara, Kesehatan, Karier, Bisnis, dan Keuangan

"Selanjutnya dari tersangka berinisial AS , disita sepuluh liter Saguer dalam dua jerigen ukuran lima liter," tambahnya.

Iptu Ismail menambahkan, di tempat penjual lain ditemukan 21 liter miras oplosan jenis cap tikus.

Yakni dari rumah GP disita lima liter miras cap tikus dalam ukuran satu jerigen lima liter dan enam liter dalam enam kantong plastik gula.

Dari rumah milik DN disita lima liter miras cap tikus dalam ukuran satu jerigen lima liter.

"Serta dari LB disita lima liter cap tikus dalam ukuran satu jerigen lima liter," terangnya.

Iptu Ismail menegaskan bahwa Bulan Ramadhan semakin dekat.

Sehingga minuman keras yang selama ini menjadi salah satu sebab akan terjadinya gangguan kamtibmas harus di berantas guna terciptanya situasi yang kondusif.

” Guna terciptanya sitkamtibmas yang kondusif menjelang bulan suci ramadhan 1442 hijriah, minuman keras jenis cap tikus yang menjadi salah satu penyebab terjadinya keributan atau jenis kejahatan lainnya harus di berantas” Kata Iptu Ismail. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved