Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Polda Sulteng Sebut Paham Radikal di Dunia Modern Meningkat Pesat

Kepala Ditintelkam Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Ronalzie Agus mengungkapkan perkembangan paham radikal di era modern berkembang pesat.

TRIBUNPALU.COM/ALAN SAHRIR
Kombes Pol Ronalzie Agus saat memberi penjelasan mengenai paham radikal yang digelar Polda Sulteng di Parama Su Hotel, Jl Domba, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikolure, Kota Palu, Senin (12/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Ronalzie Agus mengungkapkan perkembangan paham radikal di era modern seperti saat ini berkembang pesat.

Hal itu dia sampaikan dalam Fokus Gruop Diskussion (FGD) yang digelar di Parama Su Hotel, Jl Domba, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikolure, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (12/4/2021) siang.

Hal itu dikarenakan orang bisa dengan bebas menyampaikan pola pikirnya melalui media sosial.

"Siapapun bisa menyediakan baik dalam vidio dan suara secara mendunia hari ini fasilitasnya ada dalam gengaman melalui handphone," ucap Kombes Pol Ronalzie Agus.

Sehingga Kombes Pol Ronalzie Agus gencar kampanyekan aksi melawan paham radikal melalui media sosial.

"Karena paham radikalisme di era moderen ini kalau tidak kita lawan maka semakin meluas," sebut Kombes Pol Ronalzie Agus.

Baca juga: Suami Siti Badriah Geram Istrinya Disebut Pedangdut dengan Suara Paling Jelek Oleh Lesti: Apa Pantas

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG, Selasa 13 April 2021:Waspada Hujan Petir Angin Kencang di NTT

Baca juga: 5 Menu Takjil Rekomendasi: Berikut Resep, Bahan, dan Cara Membuatnya

Ia menambahkan, melalui paham radikal yang bebas di akses dimedia sosial dapat membuat pola pikir seseorang menjadi salah dan menyebabkan aksi teror di mana-mana.

"Banyak menset dengan berpikiran radikal sehingga menimbulkan aksi terorisme," tutur Kombes Pol Ronalzie Agus

Kombes Pol Ronalzie Agus juga mengatakan bila radikalisme tidak bisa hilang jika kita membiarkan paham tersebut terus berkembang.

Sehingga perlunya semua sektor untuk saling bahu membahu menangkal paham radikal dilingkungan masing-masing.

Agar kelak generasi berikutnya tidak terpapar paham yang dapat menyebabkan  rasa khawatir bagi masyarakat karna aksi terorisme yang sangat kejam.

"Karena paham radikalisme tidak pernah berakhir hari ini namun masih akan terus berlanjut sehingga kita tidak boleh lelah dan berhenti bahwa radikalisme tidak ada sejengkal tanah pun di bumi Tadulako untuk tempat tumbuhnya paham radikalisme," terang Kombes Pol Ronalzie Agus. (*)

Penulis: Alan Sahrir
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved