Breaking News:

Kisruh PKB

PKB Gaduh, Kader Tuding Cak Imin Takut Dilengserkan hingga Sengaja Lakukan Kezaliman

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sedang dilanda konflik internal menyusul adanya desakan Muktamar Luar Biasa (MLB) dari ratusan kader.

KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBEL
Muhaimin Iskandar. 

TRIBUNPALU.COM - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sedang dilanda konflik internal menyusul adanya desakan Muktamar Luar Biasa (MLB) dari ratusan kader.

Kepemimpinan Muhaimin Iskandar digoyang sejumlah kader di daerah melalui desakan MLB tersebut.

Eks Ketua DPC PKB Jeneponto Andi Mappanturu mengatakan hal itu ditengarai banyak pelanggaran anggaran dasar dan rumah tangga (AD/ART).

Ia juga mengaku merasa dizalimi oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau yang akrab dipanggil Cak Imin.

Sebab, seharusnya ia masih mengemban jabatan hingga 2022.

"Tetapi karena kezaliman pak Muhaimin yang mengubah AD/ART pada saat muktamar di Bali di dalamnya sudah tidak demokrasi," tutur Andi kepada Tribun Network, Senin (12/4).

Baca juga: Daftar Harga HP Oppo Terbaru April: Oppo A92, Oppo A15s, Oppo A54, Oppo A1k hingga Oppo Reno5 F

Baca juga: Babak Baru Sidang HRS, Mantan Kapolres Jakpus Dicecar, Akui Tak Ada Klaster Covid-19 Petamburan

Baca juga: Hasil Survei KedaiKOPI Sebut Gatot Nurmantyo Hingga Rizieq Shihab Tokoh Layak Jadi Presiden 2024

Menurut Andi, Cak Imin seperti ketakukan akan dilengserkan dari kursi ketua umum sehingga merubah AD/ART PKB.

Satu di antaranya DPP sembarangan menunjuk pengurus DPC.

Padahal, seharusnya penjaringan nama DPW harus melalui DPC.

"Berdasarkan AD/ART lama Ketua DPW dipilih oleh Ketua DPC.

Halaman
1234
Editor: Muh Ruliansyah
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved