Breaking News:

Palu Hari Ini

Hari Raya Galungan, Umat Hindu di Palu Ucapkan Selamat Ramadan untuk Umat Muslim

Karena Hari Raya Galungan bertepatan dengan bulan suci Ramadan, Nyoman tak lupa mengucapkan selamat berpuasa bagi umat Muslim di Kota Palu. 

TribunPalu.com/fandi_ahmat
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Nyoman Dwinda 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Umat Hindu di Palu bersembahyang di saat Hari Raya Galungan di Pura Agung Jagatnatha Wana Kertha Jl Jabal Nur Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Rabu (14/4/2021). 

Hari Raya Galungan diperingati sebagai hari kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (keburukan). 

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Nyoman Dwinda mengatakan, Hari Raya Galungan tahun ini dibagi ke dalam tiga sesi. 

"Karena dalam kondisi pandemi Covid-19, Hari Raya Galungan di Pura dibagi atas tiga sesi waktu, yaitu pagi pukul 10.00 Wita, sore pukul 17.00 Wita dan malam pukul 19.00 Wita," ujar Nyoman, Rabu (14/4/2021). 

Baca juga: 47 Warga Kelurahan Duyu Terima Dana Stimulan Tahap Tiga, Lurah: Gunakan Sebaik Mungkin

Baca juga: Pemerintah Diminta Kaji Ulang Investasi Tambang Nikel di Banggai

Baca juga: Larangan Mudik 2021, Agen Perjalanan di Kota Palu Merasa Dirugikan

Baca juga: Kapala Biro Hukum Setda Sulteng Dilantik Jadi Pj Bupati Morut

Karena Hari Raya Galungan bertepatan dengan bulan suci Ramadan, Nyoman tak lupa mengucapkan selamat berpuasa bagi umat Muslim di Kota Palu

"Kami juga tak lupa menuturkan selamat Ramadan. Di perayaan Hari Galungan ini kami juga mengimbau Umat Hindu untuk menjaga sikap toleransi, khususnya menghargai saudara-saudara Muslim yang sedang berpuasa," ucapnya. 

Setiap kegiatan peribadatan, kata Nyoman, Pura Agung Jagatnatha Wana Kertha mampu menampung hingga 1.000 umat. 

Namun karena dalam kondisi pandemi Covid-19, jumlah umat dibatasi dan dibagi berdasarkan waktu peribadatan. 

"Penerapan protokol kesehatan sudah kami jalankan dalam peribadatan-peribadatan sebelumnya. Seperti sekarang jumlah umat dibatasi untuk menghindari kerumunan. Setiap orang juga wajib memakai masker saat masuk di area pura," ucap Nyoman. (*) 

Penulis: fandy ahmat
Editor: Kristina Natalia
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved