Breaking News:

Palu Hari Ini

Penyintas di Huntara Petobo Palu Keluhkan Air Bersih dan Toilet Tersumbat

Penyintas korban Triobencana Sulteng mengeluhkan air bersih dan toilet mampet di Hunian Sementara (Huntara) Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan.

TRIBUNPALU.COM/SUTA
Suasana di Huntara Petobo Palu, Kamis (15/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Penyintas korban Triobencana Sulteng (Gempa, Tsunami, Liquefaksi) mengeluhkan air bersih dan toilet mampet di Hunian Sementara (Huntara) Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota palu, Kamis (15/4/2021) sore.

Nani (45) seorang penyintas bencana 28 september 2018 silam masih menempati hunian tetap tersebut.

Sudah dua tahun lebih korban liquefaksi ini tinggal di tempat itu bersama enam orang anak dan suaminya.

Saat ini ia mengeluhkan kondisi tempat tinggalnya mulai rusak dan juga beberapa fasilitas umum.

"Lantainya sudah mulai lembek, kan hanya dibuat dari triplek," ujar Nani kepada TribunPalu.com. 

Baca juga: BPOM Sidak Takjil Ramadan di Kota Palu, 27 Sampel Diuji Klinis

Baca juga: Update Harga HP Samsung Terbaru Bulan April 2021: Galaxy S21 Ultra Mulai Rp 18 Jutaan

Baca juga: KUPP Luwuk Imbau Jasa Pelayaran Waspadai Dampak Siklon Tropis

"Toiletnya juga kadang mampet, belum air bersih juga susah, kadang dua hari sekali mengalir," tambahnya.

Ia mengatakan, telah masuk daftar dalam penerimaan Hunian Tetap (Huntap) Tondo dua.

Tetapi Nani berharapnya bisa mendapatkan Huntap di sekitaran Petobo.

"Bagaimana saya mau tinggal di sana, anak saya kuliahnya di Universitas Alkhairat situ di jalan Karanjah Lembah, jauh sekali kalau dari tondo," terangnya.

Baca juga: Polda Sulteng Kerahkan 723 Personel Amankan PSU di Morowali Utara

Baca juga: Tidak Lengkapi Surat Motor, 50 Pengendara di Palu Terjaring Razia

"Belum lagi kalau semua tinggal di huntap tondo, tidak mungkin petobo tanpa penghuni," terangnya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ia membuka kios sederhana.

Berjualan makanan ringan, minuman dingin dan menu berbuka puasa. 

Sedangkan suaminya bekerja sebagai pekerja kasar (kuli bangunan). (*)

Penulis: Ketut Suta
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved