Breaking News:

Bangkep Hari Ini

10 Warga di Banggai Kepulauan Miliki Airsoft Gun Tanpa Surat Izin, Polisi Sita Barang Bukti

Polres Banggai Kepulauan (Bangkep) mengamankan 10 unit Airsoft Gun berbagai jenis milik 10 masyarakat di Kabupaten Bangkep, Sulawesi Tengah.

Penulis: Asnawi Zikri
Editor: Haqir Muhakir
Handover
Polisi mengamankan 10 unit airsoft gun milik masyarakat Banggai Kepulauan karena tidak mengantongi izin 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGKEP - Polres Banggai Kepulauan (Bangkep) mengamankan 10 unit Airsoft Gun berbagai jenis milik 10 masyarakat di Kabupaten Bangkep, Sulawesi Tengah.

Airsoft gun itu disita polisi karena tidak dilengkapi syarat-syarat dan dokumen kepemilikan secara resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tindakan ini sebagai bentuk pengawasan Polri untuk pendataan, registrasi, dan penggafiran unit airsoft gun yang saat ini dimiliki masyarakat.

“Selain tidak dilengkapi dokumen, kami amankan untuk mencegah penyalahgunaan dan penggunaan airsoft gun dalam berbagai tindak pidana,” kata KBO Sat Intelkam Ipda Muh Ruhil Newton Sugiarto, kepada TribunPalu.com, Jumat (16/4/2021) siang.

Baca juga: Atta Halilintar Kesal Ade Armando Sebut Konten Bulan Madunya Memalukan: WHY ALWAYS ME? Pamer?

Baca juga: Tanda-tanda Chelsea Juara Liga Champions, Pecat Lampard hingga Jumpa Raksasa Spanyol

Dia menyatakan, banyak penggemar airsoft gun di Kabupaten Banggai Kepulauan belum mengerti mengenai hukum, prosedur dan juga penggunaan senjata replika atau mainan tersebut.

Kepemilikan airsoft gun ini tidak bisa sembarangan, di dalam proses kepemilikannya terdapat beberapa ketentuan yang berlaku dan juga tidak bisa sembarangan dalam penggunaannya.

Untuk memiliki airsoft gun, masyarakat harus mematuhi Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pengawasan dan Pengendalin Reflika Senjata Jenis Airsoft Gun dan Pain Ball. 

Peraturan ini dimaksudkan untuk mengawasi dan mengontrol penggunaan, penerbitan izin, pengawasan, dan pengendalian airsoft gun dan pain ball untuk olahraga. 

“Tujuan dari peraturan ini adalah untuk mewujudkan tertib administrasi, pengawasan, pengendalian kepemilikan, dan penggunaan airsoft gun dan pain ball untuk olahraga,” jelasnya.

Baca juga: Anggap Reshuffle Kabinet Jokowi untuk Akomodasi Kepentingan Parpol, Qodari: Itu Belum Berhasil

Baca juga: Perizinannya Rumit, Ammar Zoni Beberkan Alasan Beri Angka di Nama Putranya: Air kan Anti Mainstream

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved