Breaking News:

Anggap Reshuffle Kabinet Jokowi untuk Akomodasi Kepentingan Parpol, Qodari: Itu Belum Berhasil

Qodari menganggap perombakan kabinet Jokowi kali ini dilakukan untuk mengakomodasi kepentingan partai politik.

Editor: Ananda Putri Octaviani
tangkapan layar YouTube Sekretariatan Presiden
Presiden Joko Widodo dalam video yang diunggah oleh Sekretariatan Presiden, Jumat (19/3/2021). 

Isu Reshuffle Kabinet Kian Menguat, Yasonna Laoly Dianggap Paling Layak Diganti Menurut Survei IPO

Diketahui sebelumnya, akhir-akhir ini isu tentang reshuffle Kabinet Indonesia Maju sedang santer dibicarakan.

Lembaga survei pun banyak yang melakukan riset tentang siapa menteri yang layak untuk di-reshuffle.

Salah satunya lebaga survei yang melakukan riset adalah Indonesia Political Opinion (IPO).

IPO telah mengumumkan daftar nama menteri di Kabinet Indonesia Maju jilid kedua yang memiliki kinerja paling memuaskan.

Ada juga daftar nama menteri yang memiliki kinerja mengecewakan sehingga dinilai layak untuk di-reshuffle.

Baca juga: Ahok Kandidat Kuat Menteri Investasi, Refly Harun Pastikan: Selamanya Tak Bisa Jadi Menteri

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengungkapkan daftar ini dalam diskusi bertajuk "Evaluasi Kabinet dan Peta Politik 2024".

Survei yang dilakukan IPO ini melibatkan 1.200 reponden dan berlangsung dari 10 Maret hingga awal April 2021.

Metode yang digunakan yakni multistage random sampling.

Menurut Dedi, tingkat akurasi datanya 97 persen serta persentase eror dalam pengambilan sampel 2,5 persen.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved