Breaking News:

KKB Papua

Bahkan Sekedar Sembunyi KKB Papua Tak Akan Bisa, Penyebabnya karena Taktik Satgas Nemangkawi

Sekedar sembunyi tak akan bisa dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

handover
Ilustrasi - Prajurit TNI tengah berkonsentrasi saat melakukan pengintaian di Kampung Jalai, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua. 

KKB Papua kembali menembak seorang guru pada Jumat (9/4/2021). Dalam penembakan itu, guru SMPN 1 Beoga tewas karena luka di dada.

Masyarakat sempat melarikan Yonatan ke Puskesmas Beoga, tetapi tak bisa diselamatkan.

Proses evakuasi jenazah baru bisa dilakukan hari ini karena KKB Papua masih berada di Lapangan Terbang Beoga.

Setelah Pemkab Puncak membayar sejumlah uang tebusan kepada KKB Papua, jenazah baru bisa dievakuasi ke Mimika pada Sabtu (10/4/2021).

Lalu pada Minggu (11/4/2021) malam, KKB Papua kembali berulah dengan membakar sembilan ruang SMPN 1 Beoga.

KKB kembali membakar dua rumah guru yang telah mengungsi ke Mimika pada Selasa (13/4/2021).

Personel Brimob dan Raider 715 memukul mundur KKB Papua yang berada di ujung Lapangan Terbang Beoga pada Rabu (14/4/2021) siang.

Berkat upaya itu, pesawat yang ditumpangi Satgas Nemangkawi berhasil mendarat.

450 Pasukan Yonif Raider 613/Raja Alam Dikirimkan

Di tengah aksi KKB Papua yang semakin menggila, TNI tetap mengirimkan pasukannya untuk menjaga perbatan di Papua.

Halaman
1234
Editor: Muh Ruliansyah
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved