Breaking News:

Habib Rizieq Dinilai Sebagai Aset Negara Setelah Raih Gelar Doktor dari Balik Jeruji Besi

Habib Rizieq Shihab (HRS) banjir ucapan selamat dari warganet usai meraih gelar PhD atau doktor meski sedang berada di balik jeruji besi.

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Habib Rizieq Shihab (HRS) 

"Selamat atas suksesnya HRS meraih gelar Phd dari USIM, Malaysia. Meski diselesaikan dari jeruji besi. Beliau itu sebenarnya aset negara. Kenapa mesti dianggap musuh hanya karena perbedaan politik?" ungkap Tengku Zul di akun Twitternya, Jumat (16/4/2021).

Kandidat Doktor Sejak 2017 

Antara melaporkan, Muhammad Rizieq B Husein Syihab (HRS) yang populer dipanggil Habib Rizieq menjadi kandidat doktor di Universitas Sains Islam Malaysia (USIM), Nilai, Negeri Sembilan, sejak 2017.

"HRS saat ini kandidat doktor pada Dakwah dan Manajemen Islam Universitas Sains Islam Malaysia. Disertasinya sudah 70 persen," ujar Kepala Program Dakwah dan Manajemen Islam USIM, Associate Proffesor Dr Kamaluddin Nurdin Marjuni di Kuala Lumpur, Kamis.

Pria asal Indonesia alumni Universitas Al-Azhar Kairo Mesir tersebut saat ini menjadi promotor pertama Habib Rizieq sedangkan promotor kedua Dr. Ahmed Abdul Malik dari Nigeria.

Kamaluddin mengatakan HRS memulai S3 pada September 2012 di Universiti Sains Islam Malaysia di Program Dakwah dan Pengurusan Islam, Fakulti Kepimpinan dan Pengurusan.

"HRS menulis disertasi dalam Bahasa Arab Manahij At-Tamyiz Bayna Al-Ushul Wa Al-Furu' Inda Ahli Suna Waljama'ah atau Metode Pemisahan Antara Masalah Usuliyyah dan Furui'yyah menurut Ahlu Sunnah Waljama'ah," katanya.

Dia mengatakan HRS saat ini sedang berada di Malaysia beberapa hari secara intensif berjumpa dengan dua orang promotor untuk konsultasi desertasi.

"Saat ini berada pada semester sembilan. Seandainya tidak disibukkan dengan perjuangan dakwah dan politik di Indonesia, maka seharusnya HRS sudah dapat selesaikan program doktornya pada akhir tahun 2015 atau semester tujuh," katanya.

Menurut Kamalludin, HRS adalah seorang yang gigih menambah ilmu pengetahuan terbukti kitab-kitab yang disebutkan untuk referensi penulisan kepada HRS dia akan mencari sampai dapat walaupun kitab itu adanya di luar negeri seperti Mesir, Saudi dan lain-lain.

Halaman
1234
Editor: Muh Ruliansyah
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved