Breaking News:

Kasus Suap Eks Menteri Edhy Prabowo Seret Dua Nama Korporasi Besar

Kasus uap perizinan ekspor BBL alias benur yang menjerat eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, menyeret dua nama korporasi besar.

Tribunnews.com/Irwan Rismawan
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2020). 

TRIBUNPALU.COM - Kasus uap perizinan ekspor benih bening lobster (BBL) alias benur yang menjerat eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, menyeret dua nama korporasi besar.

Sehingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menutup kemungkinan untuk menjerat korporasi dalam kasus suap perizinan ekspor BBL tersebut.

Hal ini termasuk PT Aero Citra Kargo (ACK) dan PT Perishable Logistics Indonesia (PLI).

Diketahui, dalam surat dakwaan Edhy Prabowo, disebutkan bahwa PT ACK mendapat keuntungan hingga Rp38 miliar dari izin ekspor BBL.

Kedua perusahaan tersebut juga bekerjasama terait pengiriman BBL dari para eksportir.

Tarif ekspor BBL per ekornya dipatok Rp 1.800.

Baca juga: Ramai Pedagang Takjil, Kawasan Pasar Tua Kerap Macet Jelang Buka Puasa

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Indonesia, Sabtu 17 April 2021: Bengkulu Hujan Petir, Surabaya Cerah

Baca juga: Raffi Ahmad Umumkan Nagita Slavina Hamil Anak Kedua, Rizky Billar hingga Ayu Dewi Beri Selamat

Dari kerja sama tersebut PT ACK mendapat jatah Rp1.350 per ekor dan PT PLI mendapat Rp350 per ekor.

"Jika berdasarkan persidangan terungkap fakta hukum yang didukung dengan setidaknya dua bukti permulaan yang cukup ada dugaan keterlibatan pihak lain baik itu orang maupun korporasi tentu akan KPK tindaklanjuti," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (16/4/2021).

Kendati demikian, Ali mengatakan saat ini tim jaksa penuntut umum (JPU) akan terlebih dulu fokus dalam pembuktian unsur pasal suap sebagaimana uraian surat dakwaan para terdakwa.

"Untuk membuktikan dakwaan, tim JPU tentu akan menghadirkan saksi-saksi yang memiliki relevansi dan memaparkan alat bukti lainnya," sebut Ali.

Halaman
123
Penulis: Putri Safitri
Editor: Haqir Muhakir
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved