Breaking News:

KKB Papua

Kekejian KKB Papua Terungkap, Gadis-gadis Desa Dinodai, Pendeta di Beoga: Kampung Kami Jadi Hitam

Pendeta Jupinus Wama mengungkap kekejian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrike Beoga, Papua.

handover/tribunnews
Anggota KKB di Intan Jaya, Papua 

TRIBUNPALU.COM - Pendeta Jupinus Wama mengungkap kekejian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Papua.

Tak hanya membunuh warga sipil dan membakar rumah atau sekolah, Pendeta Jupinus mengatakan KKB Papua telah menodai gadis-gadis desa.

Kondisi ini terungkap saat TNI-Polri  olah TKP gedung sekolah yang dibakar KKB dan lokasi penembakan KKB terhadap para guru di Beoga yang bertempat di distrik Julukoma.

Saat itu, Pdt Jupinus Wama menghampiri petugas tim olah TKP di area bangunan yang dibakar KKB.  

Pendeta Jupinus adalah pegawai distrik di Julukoma dan juga sebagai penggembala di gereja setempat. 

Dengan suara sedih mereka mengucap syukur, karena Aparat TNI PoLRI sudah berhasil menempati dan mengamankan perkampungan warga dari kecaman KKB.

Baca juga: Mayat Ditemukan Membusuk di Batui Banggai, Keluarga Tolak Otopsi

Baca juga: Isu Partai Poros Islam Dukung Anies di Pilpres 2024, Pengamat: PKB Menjadi Faktor Penentu

Baca juga: Coblos Ulang di 2 Desa, KPU Morowali Utara Butuh Helikopter ke Daerah Terpencil

Pdt Jupinus Juga menyampaikan bahwa tindakan KKB sudah sangat tidak bermoral, dan melewati batas. 

Tak hanya merusak ,membunuh, membakar, KKB juga memperkosa anak anak perempuan di kampung Beoga sebagai alat pemuas mereka.

“Kami para gembala sudah tidak dianggap lagi. Kampung kami ( Beoga ) sudah hitam karena mereka KKB. Masyarakat marah, tuan tanah marah, Tuhan marah, kami semua sudah marah sekarang, karena yang mereka kasih hancur bukan hanya gedung sekolah saja, tapi kita punya anak-anak perempuan mereka kasih hancur, kami sudah di rumah rumah pun mereka kasih hancur,” Ucap Pdt Jupinus bersama warga setempat.

Pasca rentetan kegiatan teror yang dilakukan KKB kepada masyarakat Beoga, kehadiran aparat Keamanan sangat memberikan semangat dan mengurungkan rasa takut mereka untuk bersembunyi di hutan.

Halaman
1234
Editor: Muh Ruliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved