Breaking News:

Pengakuan Tersangka Penganiayaan Perawat RS di Palembang: Emosi, Minta Korban Membukakan Pintu Maaf

Tersangka kasus penganiayaan JT, mengungkapkan alasannya menganiaya seorang perawat di RS Siloam Sriwijaya, Palembang

Editor: Imam Saputro
handover
Tangkapan layar seorang perawat di RS Siloam Sriwijaya Palembang dianiaya keluarga pasien, Kamis (15/4/2021). 

Sehingga JT emosi dan mencoba melampiaskannya kepada korban.

"Mendengar anaknya menangis terus mungkin emosi. Dalam keadaan emosi yang tidak terkendali, tidak sesuai semestinya, yang bersangkutan coba melampiaskan emosinya kepada perawat."

"Penyelidikan kami kepada korban dan pelaku memang diakui ada kekerasan yang dilakukan kepada perawat. Yakni pemukulan tiga kali, di pipi, wajah. Dan ketika perawat ini meminta maaf dengan cara bersujud, pelaku menendang korban," kata Irvan dikutip dari Kompas TV. 

Korban Mengalami Trauma

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, mengalami penganiayaan oleh JT, keluarga pasien di RS Siloam Sriwijaya Palembang, membuat perawat CR (27) trauma berat. Begini kondisinya.

Direktur RS Siloam Sriwijaya Palembang, dr Bona Fernando mengungkapkan kondisi perawat CR (27) korban penganiayaan saat ini masih dalam berada dalam perawatan opihaknya.

Dr Bona mengungkapkan bahwa saat ini kondisi korban sedang mengalami trauma yang cukup hebat.

"Saat ini perawat tengah kami rawat untuk menyembuhkan bukan hanya fisik tapi juga psikisnya. Karena memang beliau (korban,red) mengalami trauma yang cukup hebat."

"Tapi tadi siang saya sudah bicara dengan perawat paling tidak dia sudah baikan dari kemarin. Kita berdoa, pelan-pelan nanti beliau bisa berkerja kembali seperti biasa merawat pasien lagi," jelas dia.

Untuk menyembuhkan psikis dari perawat tersebut, ia mengatakan pihaknya telah memiliki tim psikolog yang telah diturunkan untuk membantu korban.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved