Breaking News:

Parimo Hari Ini

2 Hari Pencarian, Nelayan Hilang Asal Parimo Ditemukan di Perairan Gorontalo

Burhan (50) dan Zainudin (28), nelayan asal Desa Tilung, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, ditemukan selamat

Penulis: Alan Sahrir | Editor: mahyuddin
handover
NELAYAN HILANG - Burhan (50) dan Zainudin (28), nelayan asal Desa Tilung, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, ditemukan selamat di perairan Gorontalo. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Burhan (50) dan Zainudin (28), Nelayan asal Desa Tilung, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, ditemukan selamat di perairan Gorontalo.

Keduanya dilaporkan hilang sejak dua hari lalu dan ditemukan tim SAR gabungan, Minggu (18/4/2021), sekitar pukul 16.13 Wita

Kedua korban ditemukan di perairan Desa Molosipat, Kecamatan Papayato Barat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Kepala Kantor Basarnas Kota Palu Andrias Hendrik Johannes menyebutkan, keduanya ditemukan setelah timnya menerima informasi dari Nelayan di perairan Gorontalo.

"Tim SAR gabungan yang sedang melakukan proses pencarian menerima informasi dari Bapak Mat, bahwa dia telah menemukan kedua korban di perairan Desa Molosipat dalam keadaan selamat," ucap Andrias Hendrik Johannes.

Baca juga: VIRAL Ibu dan Anak Beda Usia 15 Tahun: Kalau Suka Cowok Usia Lebih Tua, Malah Naksir Emak

Baca juga: Sejumlah Politisi Diprediksi Jadi Menteri Investasi, Kini Giliran Nama Menantu Wapres Maruf Amin

Baca juga: Terungkap Sifat Asli Pemukul Perawat RS Siloam, Rajin Ibadah dan Sering Beri Santunan ke Tetangga

Andrias Hendrik Johannes mengatakan, kedua korban dievakuasi Bapak Mat ke Rompong sambil menunggu tim SAR gabungan melakukan penjemputan.

Rompong atau rumpon adalah jenis alat bantu penangkapan ikan yang biasanya dipasang di bawah laut, baik perairan dangkal maupun dalam. Biasanya berbentuk rumah, atau susunan drum di atas permukaan laut.

"Kedua korban dievakuasi ke rompong dikarenakan cuaca tidak bersahabat sehingga tidak memungkinkan untuk evakuasi ke darat," ujar Andrias Hendrik Johannes.

"Hingga pada Senin pagi tadi tim SAR gabungan menjemput korban di rompong dengan menggunakan perahu karet," tutur  Andrias Hendrik Johannes.

Kedua korban selanjutnya dibawa ke puskesmas untuk mendapat perawatan medis.

Keluarga menyambut kedua korban dengan penuh rasa haru dan menuturkan ucapan terima kasih kepada semua tim SAR gabungan yang telah membantu melakukan upaya pencarian.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved